Monthly Archives: Juli 2012

Buka Puasa Bersama SA Manggarai

Salam sahabat,

Minggu tanggal 29 Juli 2012 lalu, Sahabat Anak Manggarai (SAM) telah mengadakan sebuah acara buka puasa bersama yang bertempat di Kantor Sekretariat Karang Taruna Manggarai, Jl. Manggarai Utara V. Acara buka puasa bersama ini dihadiri oleh sekitar 140 orang adik dari Sahabat Anak Manggarai, Stasiun Kereta Api Manggarai dan Terminal Manggarai, serta 50 orang pengajar dan voluntir dan juga dihadiri pula oleh ketua Karang Taruna, Ketua RW 01 dan Ketua RT 05 kelurahan Manggarai.

Adik-adik Manggarai Bernyanyi Bersama Menjelang Buka Puasa

Acara diawali dengan presentasi singkat tentang pengenalan Sahabat Anak Manggarai, dimulai dari pertama kalinya berdiri hingga saat ini, yang dibawakan oleh Kak Arwinto selaku pengurus dari SAM. Lalu acara diisi pula oleh penampilan dari adik-adik SAM dan beberapa orang kakak serta tausiah menjelang waktu berbuka oleh seorang ustadz. Read the rest of this entry

Iklan

Pengesahan UU SPPA – Kado Hari Anak Nasional 2012

Disahkannya UU Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) pada hari Selasa lalu tanggal 3 Juli 2012 pada Rapat Paripurna merupakan gerbang awal untuk dapat melindungi hak-hak anak yang berhadapan dengan hukum serta dapat menjamin perlindungan bagi anak dalam peradilan pidana dengan pertimbangan terbaik untuk anak. Dalam UU SPPA ini terlihat perkembangan dalam sistem hukum di Negara kita dengan masuknya Keadilan Restoratif yang akan digunakan dalam penyelesaian perkara pidana anak dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga korban/ pelaku, serta pihak lain yang terlibat untuk mencari penyelesaian dengan mempertimbangkan kepentingan terbaik bagi anak, dengan tujuan pemulihan kembali pada keadaan semula, bukan pembalasan. Selain itu dalam pendekatan keadilan restoratif ini, juga mendorong peran serta masyarakat agar terlibat dalam penyelesaian perkara anak. Tidak lagi hanya menyasar pada “anak sebagai pelaku” – sebagaimana kesan yang muncul dalam persepsi masyarakat, tetapi lebih kepada bagaimana mendidik anak agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mempertimbangkan kepentingan terbaik untuk anak tentunya. Sesungguhnya yang dibutuhkan adalah bagaimana mendidik, memperbaiki kerusakan, dan memulihkan keadaan seperti semula sehingga dapat terbentuknya kedewasaan pada para pihak untuk waktu ke depannya yang lebih baik. Read the rest of this entry

Being Literate to Elevate

How do we really measure the well-being of a human? If we’re talking about the quality standard of a human life, then we will refer to the Human Development Index (HDI) standards reported each year by United Nation Development Programme (UNDP).

HDI is measured using 3 elements; first is health, which can be seen from a healthy lifestyle, longevity, and infant mortality rates. Second is education, a combination of elementary, primary and high school education with literacy skills. Third is economy, including income value and purchasing power.

A child should not be focusing on work for a living

We are left behind

The latest report from 2010, shows that Indonesia’s HDI is ranked number 108 from 169 countries. Within ASEAN countries, Indonesia is number 6 out of 10. We are behind Singapore, Brunei, Thailand, Philippines, and even Malaysia, which was behind Indonesia previously. Read the rest of this entry

SA Prumpung Goes to Pangandaran

Tanggal 22-24 Juni kemarin beberapa adik binaan SA Prumpung dan kakak volunteer berangkat ke Green Canyon, Pangandaran. Akhirnya setelah 1,5 tahun menabung agar bisa jalan-jalan, adik-adik binaan yang sudah menjadi pengajar (volunteer) bisa merasakan jalan-jalan lagi.

Adik-adik Prumpung di Pantai Pangandaran

Total ada 18 adik yang berangkat, mereka terdiri dari 15 adik volunteer dan 3 orang adik pemenang English competition. Biasanya pemenang English competition diberikan hadiah berupa jalan-jalan ke luar kota dengan naik pesawat atau kereta api eksekutif,  namun kali ini mereka merasakan pengalaman berbeda dari tahun sebelumnya. Karena kali ini mereka bersama-sama naik bus malam dengan kakak-kakak yang lain dan merasakan petualangan yang berbeda. Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: