Cerita dari BATU AJUNG, Kalimantan Barat

Kami memberi nama komunitas kami: Love Borneo. Sekumpulan anak muda yang bertumbuh secara organik, tidak memiliki ketua atau kepengurusan, tetapi memiliki satu visi yang menyatukan, yaitu berbagi cinta kepada orang-orang yang membutuhkan. Tiga objek fokus pelayanan kami adalah penjara, pedalaman, dan sekolah.

Bengkayang 10

Love Borneo berterima kasih kepada Yayasan Sahabat Anak Jakarta yang sudah mau bermitra dalam salah satu kegiatan membuka Rumah Baca di pedalaman Kalimantan Barat. Tujuan dari pengadaan Rumah Baca tersebut adalah untuk meningkatkan kesadaran anak-anak dan masyarakat dusun akan pentingnya pendidikan bagi anak-anak di pedalaman. Sahabat Anak telah mendukung kami menyalurkan 80 tas sekolah lengkap dengan peralatan menulis kepada murid-murid Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Batu Ajung, Desa Dayung, Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Bengkayang1

Bengkayang2

Mayoritas masyarakat di sana adalah suku Dayak Bekatik. Mereka menggunakan bahasa asli mereka dalam berkomunikasi sehari-hari dan bahasa Indonesia dalam proses belajar mengajar. Jumlah guru di SD tersebut ada 7 orang (4 guru tetap dan 3 guru honorer), termasuk Kepala Sekolah. Setiap kelas memiliki 1 guru sebagai wali kelas dan mengajar semua mata pelajaran untuk kelas tersebut.

Bengkayang 6

Akses untuk sampai ke Dusun Batu Ajung cukup panjang. Dari Pontianak sampai ke Kecamatan Ledo dapat ditempuh sekitar 4 jam dengan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Kemudian dari Kecamatan Ledo ke Dusun Batu Ajung bisa diakses melalui dua pilihan jalur, darat atau air. Jika melalui darat, kita hanya bisa melakukan perjalanan selama lebih kurang 30 menit dengan roda dua, karena akses jalan yang merupakan kebun sawit yang berbukit-bukit, bertanah kuning dan tidak beraspal. Apabila turun hujan, akses jalan akan benar-benar terputus. Akses lain adalah melalui air (sungai) dengan menggunakan long boat bermesin selam dengan waktu tempuh sekitar 40 menit. Sesampainya di sana, kita akan disambut hangat oleh anak-anak. Kampung tersebut belum memiliki aliran listrik negara dan belum tersedia jaringan (sinyal) telepon selular.

Paket tas dimuat di mobil terlebih dahulu

Paket tas dimuat di mobil terlebih dahulu

Paket Tas Untuk Sahabat yang dibawa dengan perahu sampan

Paket Tas Untuk Sahabat yang dibawa dengan perahu sampan

Paket Tas Untuk Sahabat dibawa dengan perahu sampan

Paket Tas Untuk Sahabat dibawa dengan perahu sampan

Mata pencaharian masyarakat di sana cukup beragam. Ada yang bekerja sebagai nelayan, penyadap pohon karet, peladang/petani, pekerja pendulang emas di sungai, atau buruh di pabrik sawit. Pendidikan formal yang tersedia di sana hanya Sekolah Dasar. Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Menengah Atas (SMA) hanya ada di Kecamatan Ledo yang membutuhkan waktu sekitar 40 menit menggunakan perahu sampan. Kondisi perekonomian yang sulit dan akses sekolah yang susah membuat anak-anak yang sudah lulus SD dan masyarakat di sana pun tidak menganggap penting pendidikan.

Bengkayang 11

Kondisi dusun itu juga sangat kotor dan kumuh. Sungai yang seharusnya bisa menjadi penyedia air bersih sudah tercemari oleh pendulangan emas, hingga berwarna coklat keruh dan tidak bisa diolah lagi menjadi air minum. Masyarakat di sana menggunakan air hujan dan mata air untuk keperluan sehari-hari. Hewan-hewan peliharaan yang berkeliaran dengan kotorannya di mana-mana juga semakin menambah kotornya dusun tersebut. Kondisi demikian juga menyebabkan banyak anak-anak memiliki masalah kesehatan. Bahkan ada anak-anak yang menggunakan pakaian yang sama selama berhari-hari sehingga berwarna hitam dekil. Sungguh kondisi yang miris.

Tergerak akan hal ini, kami dari tim Love Borneo terbeban untuk membantu mereka menumbuhkan rasa peka akan masa depan yang lebih cerah. Kami berkomitmen untuk pergi ke dusun mereka sebulan sekali; di minggu terakhir setiap bulan. Tim kami biasanya berangkat dari Pontianak pukul 5 pagi dan melanjutkan dengan perahu pukul 10:30. Di sana, kami, secara cuma-cuma, memberikan les Matematika dan Bahasa Inggris untuk siswa SD kelas 3 sampai kelas 6. Untuk siswa kelas 1 – 2 kami ajari membaca dan berhitung dasar. Selain itu, anggota tim kami ada juga yang berprofesi sebagai perawat dan bersedia memberikan pelayanan pengobatan gratis bagi warga dusun dari siang sampai sore. Esok siangnya kami sudah harus pulang kembali ke Pontianak karena di hari Senin kami harus kembali beraktifitas dan bekerja.

Bengkayang 7

Dusun Batu Ajung adalah satu dari banyak lokasi pedalaman yang membutuhkan sentuhan orang-orang yang peduli akan masa depan penduduk di sana. Hidup mereka berhak akan cita-cita yang lebih cerah. Dusun Batu Ajung hanya sebagian kecil dari potret pedalaman Kalimantan Barat yang kekurangan. Jika kita masih terus menyusuri sungai di tepian Dusun Batu Ajung, masih ada tiga dusun lagi yang lokasinya lebih dalam dan kondisinya sama, bahkan lebih memprihatinkan.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Sahabat Anak Jakarta yang bersedia bermitra dengan kami. Anak-anak di sana sangat senang. Bantuan yang diberikan bisa meningkatkan semangat mereka untuk rajin belajar dan bersekolah. Salam sukses selalu dari kami masyarakat Kalimantan Barat kepada seluruh tim Yayasan Sahabat Anak Jakarta. Kami nantikan teman-teman Sahabat Anak bisa berkesempatan datang ke tempat kami.

Tim Love Borneo

Iklan

About Sahabat Anak

Sahabat Anak is a non-profit organisation that provides quality education and children’s rights advocacy in an effort to encourage and inspire Jakarta’s street children to escape urban poverty. The movement began in 1997 after a group of university students made a commitment to make a difference in the lives of Indonesia's street children. As a volunteer-based organisation, Sahabat Anak aims to involve as many members of the community as possible to help improve the lives of street children.

Posted on 10/09/2015, in Bahasa Indonesia, Tas Untuk Sahabat. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. great job Love Borneo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: