Monthly Archives: Mei 2016

Gizi, Gembira, Gambir

                               000000.jpg
“Perut kenyang, hati senang”. Kita tentunya sudah sering dengar ekspresi ini,  bukan hanya mendengar, tapi merasakan sendiri, ketika di kantor contohnya, menjelang makan siang rasanya perut sudah keroncongan,  atau menjelang jam 3 sore di mana semua orang mulai cari cemilan. Kalau kita yang dewasa saja bergantung dengan apa yang kita makan, apalagi adik-adik kita yang masih dalam masa pertumbuhan??
Di roadshow ketujuh dari kampaye Hari Sahabat Anak: Gizi untuk Prestasi yang diadakan di Gambir pada hari Minggu kemarin bersama dengan adik-adik dan ibu-ibu, kami mengupas tentang makanan sehat. Seperti biasa, slogan kami adalah 4B: Bergizi, Berimbang, Beragam dan Bersih. Slogan ini kami ulang-ulang berikut dengan tepuk dan gerakannya serta dengan nyanyiannya,  karena dengan begitu adik-adik lebih gampang mengingat dan tertarik untuk ikut serta.
Permainan pada setiap roadshow untuk adik-adik adalah bermain ular tangga raksasa, lengkap dengan dadu raksasanya. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok dan masing-masing kelompok memiliki perwakilannya untuk menjadi pion yang bergerak maju atau mundur di dalam papan ular tangga. Mereka ditantang dengan berbagai macam pertanyaan dan tantangan seperti seluruh kelompok yang harus menyanyikan lagu 4B, scot jump beramai-ramai supaya bergerak, menyebutkan sumber-sumber protein, memberi contoh jajanan sehat dan sebagainya. Dengan media permainan, adik-adik pun menjadi semangat dan dapat mengerti materi yang disampaikan dengan lebih mudah. Terdapat 60 anak dari Gambir dan Pejambon menghadiri acara ini.
Di sesi Ibu-ibu, acara berlangsung tidak kalah meriah. Kita tau bahwa peran ibu dalam keluarga sangat penting, karena merekalah yang mengontrol makanan di keluarga dan juga mengedukasi anak-anaknya agar tidak jajan sembarangan. Materi yang disampaikan, ternyata perlu lebih dari sekedar “perut kenyang” loh untuk membuat “hati senang”. Selain kenyang, tentunya asupan adik-adik harus bergizi, yaitu memiliki kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, serat, yang cukup dan seimbang, supaya anak-anak tidak bosan, menunya pun harus beragam.
Ibu Suratinah, salah seorang ibu di Gambir yang mengikuti acaranya, bercerita bahwa karena para ibu-ibu disana sering bekerja, mereka memilih cari yang paling cepat saja, yaitu memberi uang jajan atau membeli makanan di warung. Beliau senang karena di acara kemarin Ibu-ibu jadi diingatkan bahwa memasak itu juga bisa cepat dan tidak perlu mahal. Dan kalaupun memberi uang jajan, anak-anak harus diingatkan untuk membeli jajanan yang baik.
Pada akhir acara, kami membagikan paket makanan sehat berupa nasi, nugget tahu, dan sayur serta buah pisang bagi semua peserta dan volunteer.
Kami mengucapkan terima kasih khusus kami kepada PT. Kalbe Nutritionals (Fitbar) atas dukungannya dalam pemberian makanan sehat. Terimakasih juga kami ucapkan kepada Kak Miranti dan kawan-kawannya atas pemberian satu set kotak makan dan minum bagi setiap adik yang datang pada hari itu. Terima kasih untuk semua sponsor dan donatur, serta kakak-kakak volunteer yang selalu bersemangat memandu jalannya acara.
Pekan ini adik-adik Gambir menjalankan Ujian Nasional, mari kita doakan agar adik-adik dapat mengerjakan ujiannya dengan baik, dapat naik ke jenjang berikutnya dan menggapai impian-impiannya. Mari kita dukung terus mereka untuk mendapatkan hak atas makanan sehat, yang membantu mereka untuk terus menjadi anak Indonesia yang berprestasi!!!

Kisah Sepotong Puding

page11

“Ini apa sih, Kak?”

“Itu namanya puding, silky pudding. Coba deh!”

“Iya enak. Itu tadi Mama makan juga!”

Percakapan singkat itu terjadi di akhir sesi roadshow setelah peserta dibagikan goodie bag dan hendak berjalan ke dekat lahan kosong yang dikelilingi oleh puing bangunan untuk berfoto bersama. Hari itu, Minggu (22 Mei 2016) adalah roadshow ketujuh dari rangkaian kegiatan kampanye Hari Sahabat Anak 2016 dengan tema “Gizi Untuk Prestasi”. Kali ini giliran 80 adik, 56 orangtua, 30 volunter yang bermain dan belajar bersama tentang pemenuhan hak anak lewat makanan sehat. Kegiatan yang berlangsung selama dua jam lebih dilakukan dalam dua bentuk kegiatan di tempat terpisah tetapi masih di area pemukiman warga binaan SA (Sahabat Anak) Cijantung.

Di sesi orang tua, Kak Dhilla memimpin jalannya kegiatan dengan penuh semangat sehingga peserta pun tampak antusias dan berani untuk mengemukakan pendapat kelompoknya dan cukup terbuka. Setelah materi tentang 4B (Bergizi, Berimbang, Beragam, Bersih) disampaikan oleh Kak Ezria dan Kak Ayu, peserta masuk ke dalam kelompok dan sharing tentang seperti apa pola konsumsi makan di keluarga sehari-hari yang dipandu oleh masing-masing kakak fasilitator. Secara umum, orang tua tahu perlunya memberikan makanan yang sehat kepada anak-anaknya, hanya saja, perilaku jajan sembarangan dan sikap memilih-milih makanan menjadi isu yang banyak ditemui dan sulit diatasi oleh para orangtua di area ini.  Ketika sesi demo masak berlangsungpun, ibu-ibu tampak bersemangat dan tak sedikit yang menggoda sang koki, yaitu Kak Andra sehingga suasana pun sangat cair sore itu.

Sementara di tempat yang berbeda, Kak Sammy memandu sesi adik-adik dengan gaya khasnya yang enerjik dan juga ceria. “Makanan sehat itu nasi, sayur… oncom, orak-arik tempe…” kata peserta ketika diminta menjelaskan apa yang mereka tahu tentang makanan sehat. Saat Kak Imelda dan Kak Dian yang menjadi pemateri hari itu bertanya tentang cita-cita dari para adik, tampak jelas bahwa setiap adik memiliki cita-cita untuk menjalani pofesi tertentu ketika dewasa nanti. Oleh karena itu, penting sekali bagi mereka mendapatkan asupan yang sehat dan bergizi agar dapat bertumbuh optimal dan mencapai cita-cita yang diinginkan.

Hal menarik dari roadshow kali ini yaitu keterlibatan dari beberapa volunter yang baru pertama kali terlibat di Sahabat Anak, mereka adalah Kak Miranti dan tim yang tak sekedar memberikan donasi, tapi juga terlibat langsung menjadi kakak pendamping selama dua jam lebih sore itu. Berikut adalah cerita dari Kak Miranti:

“Kami adalah sekumpulan orang yang saling berteman baik dan dulunya bekerja di satu perusahaan yang sama, tetapi sekarang sudah menjalani kehidupan masing-masing. Kenapa kami mau terlibat dalam kampanye ini? Awalnya pengen ngadain acara di rumah singgah. Kami list deh rumah-rumah singgah yang ada di Jakarta dan pelajari profilnya. Kami punya kriteria untuk cari rumah singgah yang programnya jelas dan well managed juga. Setelah pelajari profil-profil yang ada, akhirnya kami pilihlah Sahabat Anak. Tadinya kami mau bikin acara sendiri dengan tema yang dekat dengan anak-anak jalanan dan mau undang ahli kesehatan sendiri juga di salah satu area lokal Sahabat Anak. Tetapi waktu lihat programnya Sahabat Anak, ternyata Sahabat Anak juga sedang kampanye tentang ‘Gizi untuk Prestasi’. Karena gizi itu juga bagian dari kesehatan, jadi kami putuskan untuk dukung kampanye kalian. Awalnya tetap mau buat sendiri kegiatannya tapi waktu ngobrol dengan Kak Aty (Humas Sahabat Anak), ternyata konsep kami pas banget sama persis dengan yang temen-teman Sahabat Anak sedang kerjakan. Akhirnya ya udah deh kami putuskan untuk dukung kegiatan kalian dengan memberikan donasi. Apa yang bisa kita bantu ya kami putuskan untuk bantu kayak menyediakan kotak makan dan minum, lalu packing-in. Kalau masalah dana, akhirnya mengajak juga teman-teman di sekitar dan bos-bos di kantor yang mudah untuk didekati. Akhirnya kita bikin proposal, flier, dan sebarin lalu di-follow up ke teman-teman juga ke bos-bos di kantor yang punya interest tentang hal ini.  Ini pengalaman pertama buat kami. Waktu nyebarin proposal ya ada aja yang nolak, ada juga yang kritik karena bahasanya kurang naratiflah karena ya keterbatasan kami yang sibuk kerja jadi proposalnya sederhana banget, hehehe…. dan akhirnya bersyukur banget karena apa yang didapat lebih dari apa yang ditargetin sehingga akhirnya terkumpullah dana tersebut,” ungkapnya.

Begitulah. Senang rasanya kalau kegiatan ini bisa turut melibatkan masyarakat luas untuk sama-sama memperjuangkan pemenuhan hak anak Indonesia, khususnya untuk mendapatkan gizi yang baik. Sesibuk apapun kegiatan kita, ternyata memang selalu ada bagian yang dapat kita lakukan untuk adik-adik dan keluarga mereka yang termarjinalkan. Sampai jumpa di roadshow ‘Gizi untuk Prestasi’ berikutnya di Sahabat Anak Gambir, Minggu (29 Mei 2016) pukul 14.00 – 16.00 WIB!! J J

Kami mengucapkan terimakasih  khusus untuk sahabat pendukung terbesar kami, yaitu PT. Kalbe Nutritionals (Fitbar) atas pemberian paket makanan bergizi dan kepada sahabat donatur, yaitu Kak Miranti bersama teman-temannya serta masyarakat atas penyediaan paket tempat makan dan botol minum untuk adik-adik Sahabat Anak Cijantung di sore hari itu.

 

 

Kampanye Gizi untuk Prestasi Bersama PT. Kalbe Nutritionals (Fitbar)

sa

Sungguh luar biasa bahwa rangkaian kampanye Gizi untuk Prestasi yang Sahabat Anak lakukan tahun ini didukung oleh banyak pihak. Sahabat Pendukung terbesar kami adalah PT. Kalbe Nutritionals (Fitbar), yang melalui program “Fitbar Donor Kalori” -nya telah menyumbangkan uang sebesar Rp. 500.000.000 kepada Yayasan Sahabat Anak. Program tersebut diikuti oleh lebih dari 11.000 orang yang telah meng-upload donasi kalori terbakarnya hingga menembus angka 10 juta kalori dalam waktu 2 bulan.

Program “Fitbar Donor Kalori” ini sangat kreatif dan tepat sasaran. Ide “Fitbar Donor Kalori” berasal dari kondisi beban ganda malnutrisi (double burden) yang dialami di Indonesia. Di satu sisi terdapat anak-anak yang menderita malnutrisi akibat kemiskinan atau kurangnya pemahaman orangtua akan standar kecukupan gizi anak namun disisi yang lain, terjadi peningkatan jumlah orang dewasa yang mengalami kegemukan akibat kelebihan kalori. Melalui program “Fitbar Donor Kalori”, PT. Kalbe Nutritionals (Fitbar) menyemangati orang-orang untuk beraktifitas lebih dan sekaligus mendukung kampanye HSA 2016: Gizi untuk Prestasi. Penyerahan donasi secara simbolis oleh  PT. Kalbe Nutritionals (Fitbar) kepada Yayasan Sahabat Anak dilakukan di Roadshow HSA “Gizi Untuk Prestasi” keenam yang diadakan di Museum Bank Mandiri, Kota Tua pada hari sabtu, 14 Mei 2016 kemarin.

Acara ini dihadiri sekitar 100 anak marjinal dan 66 orangtua adik dari Sahabat Anak Kota tua dan mitra Sahabat Anak, yaitu Yayasan HORE Indonesia (House of Reading and Education) yang sangat antusias mengikuti permainan-permainan dan penyuluhan tentang asupan makanan yang 4B, yaitu Bergizi, Berimbang, Beragam dan Bersih. Sesi anak berlangsung dengan meriah dan mereka dibagi dalam beberapa kelompok sesuai dengan umurnya untuk dapat berdikusi lebih lanjut tentang makanan sehat. Sedangkan sesi para ibu pun menyimak dengan serius dan dengan semangat menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang jajanan dan pola hidup yang sehat.

Baik di sesi anak maupun orangtua, kami mengingatkan akan baiknya membawa bekal dari rumah, dikarenakan selain dapat mengurangi pengeluaran, para ibupun dapat memastikan bahwa keluarganya mendapat gizi yang baik dan makanan yang bersih. Kalau pun anak-anak pergi jajan, disarankan membeli di kantin sekolah, dan tidak memakan jajanan dengan warna-warna yang terlalu mencolok dan berzat pengawet.

Pada akhir acara semua peserta mendapatkan snack Fitbar dan anak-anak juga mendapat sepaket tempat makan dan botol minum agar mereka rajin membawa bekal ke sekolah. Semoga asupan makanan yang 4B dapat mendukung anak-anak kita untuk terus sehat, cerdas, dan tentunya berprestasi di segala bidang.

Kami mengucapkan terimakasih  khusus untuk sahabat pendukung terbesar kami, yaitu PT. Kalbe Nutritionals (Fitbar) atas kerjasamanya melalui program “Fitbar Donor Kalori”,  pemberian paket makanan bergizi dan donasi satu set paket tempat makan dan botol minum untuk adik-adik di hari itu.

Terima kasih juga untuk Kak Nazhif Gifari dan Kak Ayu sebagai ahli gizi yang sudah turut berbagi ilmu dengan adik-adik dan orangtua dan terima kasih juga kepada 20 kakak volunteer baik dari Sahabat Anak Kota Tua dan Yayasan HORE Indonesia, maupun teman-teman volunteer yang baru pertama kali bergabung dalam roadshow ini.

Semoga bersama kita dapat terus membangun generasi bangsa yang berprestasi!

%d blogger menyukai ini: