Monthly Archives: Juni 2016

“Rumah Panggung Sehat di dalam Tumpukan Sampah”

_MG_4973

Berawal dari sebuah gerbang besi tua yang terbuka, anda akan bertemu dengan tumpukkan harta karun yang telah dikumpulkan oleh para pengumpul sampah kering dari daerah Pekayon, Jati Asih, dan sekitarnya. Meski biasanya bau tak sedap dan tata letak yang berantakan biasanya identik dengan tempat seperti ini, tetapi ini berbeda. Yang ini cukup bersahabat dengan hidung dan juga mata, tapi dimana kakak-kakak dan adik-adik itu berada? katanya mereka sudah tiba disini.

Tiba-tiba ada suara dari arah atas yang memanggil; “Kak… disini..” tak jauh dari gerbang masuk, tersembunyi oleh tumpukan-tumpukan karung, tampaklah sebuah tangga menuju ‘rumah’ panggung berukuran sekitar 3x5m yang kira-kira terbuat dari bambu dan triplek. Meja-meja belajar lipat dan peralatan yang digunakan untuk aktivitas di tempat ini pun tersusun dengn rapi dan bersih. Kejutan tak berhenti disitu, ternyata adik-adik sudah duduk manis menunggu kegiatan hari itu berlangsung, bahkan sebagian sudah datang satu jam sebelum acara dimulai. “Ini persis seperti di kampung”, kata Kak Cerdik yang asli dari Sumatera Utara. Bagaimana tidak, udara sore yang sejuk dan pemandangan pohon-pohon pisang dari pekarangan sebelah membuat suasananya menjadi sangat nyaman. Pantas saja adik-adik Jati Asih semangat datang ke tempat yang baru beberapa bulan selesai dibangun ini.

‘Krrkk….’ seperti bunyi sesuatu yang mau rubuh, “awas kak hati-hati geraknya nanti rubuh”, komen kakak dari Jati Asih yang disambut tawa oleh hampir semua yang ada disitu. Meski kami harus berhati-hati melangkah dan tidak bisa melompat-lompat saat bermain dan bernyanyi, hal tersebut tidak menyurutkan semangat 35 orang adik, 15 orang tua, dan 17 kakak volunteer. Saat diminta untuk menyebutkan tentang makanan sehat dan menyusun menu sehat dengan kartu bergambar, terkesan bahwa jenis-jenis bahan pangan dan juga menu makanan yang mereka kenal cenderung kurang variatif atau itu-itu saja. Namun, melihat adik-adik dan juga para ibu yang semangat dan tertawa saat diskusi kelompok bersama kakak-kakak pendamping merupakan hal yang sangat berkesan.

Materi tentang prinsip makanan sehat 4B “Bergizi, Berimbang, Beragam, dan Bersih” kali ini dibawakan oleh Kak Imelda, yang sehari-hari bekerja sebagai pengawas kesehatan di sebuah rumah sakit swasta di Jakarta dan Kak Ayu yang merupakan lulusan dari Fakultas Ilmu Gizi IPB. Ibu-ibu yang hadir menceritakan bahwa sebagian anak-anak mereka susah makan karena menu makanan yang mereka sediakan terbatas. Para ibu terbantu dengan pengetahuan yang baru bahwa banyak sekali ragam bahan makanan yang kaya akan unsur gizi dan cukup mudah didapatkan sehari-hari. Topik tentang bahaya jajan sembarangan juga mendapat respon dari adik-adik dan orang tua, terutama saat dijelaskan tentang bahaya jajanan yang mengandung pewarna berbahaya. Ternyata, minimnya pengetahuan tentang makanan sehat dan ragam bahan makanan yang baik untuk dikonsumsi bagi anak dan keluarga memang menjadi salah satu penyebab dari tidak terpenuhinya hak-hak anak untuk mendapatkan makanan yang sehat.

Salut dengan para ibu di Jati Asih yang ditengah keterbatasannya, selama ini tetap berusaha sebisa mungkin memenuhi kebutuhan anak-anak mereka untuk mendapatkan makanan.Semoga seterusnya tidak hanya sekedar makanan tetapi juga makanan yang mengandung 4B. Bergizi, Berimbang, Beragam, Bersih.

Kegiatanpun diakhiri dengan membagikan paket makanan sehat untuk buka puasa dukungan dari PT. Kalbe Nutritionals dan juga goody bag kotak makan dan botol minum untuk adik-adik.

Terima kasih kami ucapkan kepada PT. Kalbe Nutritionals (Fitbar) yang sudah mensponsori pemberian paket makanan bergizi, masyarakat yang telah mendukung program ini, dan kakak-kakak volunter yang selalu memberikan dukungan untuk Road Show Kampanye Hari Sahabat Anak: Gizi Untuk Prestasi 2016.

“Celoteh Ibu Penjual Kue Pisang”

 

 

WhatsApp-Image-20160612 (1)

 

Pada hari minggu lalu tanggal 12 Juni 2016, Sahabat Anak mengunjungi kota Bogor, masih dengan tujuan yang sama yaitu kampanye Hari Sahabat Anak: Gizi untuk Prestasi. Pada road show kedelapan ini, Sahabat Anak mendatangi komunitas Terminal Hujan untuk berbagi informasi tentang makanan bergizi dengan kakak-kakak, adik-adik dan ibu-ibu setempat melalui slogan 4B (Bergizi, Berimbang, Beragam dan Bersih).

Suasana hujan menyambut sejak dimulainya acara hingga berakhirnya, tak terasa air hujan merembes ke dalam tenda yang dipasang namun hal ini tidak mengurangi antusiasme adik-adik dan ibu-ibu dalam mengikuti acara. Di tengah hujan deras, adik-adik dan ibu-ibu menyanyikan dan memperagakan gerakan 4B.  Terdapat kurang lebih 30 kakak pendamping, 130 adik-adik yang terdiri dari beragam umur mulai dari usia pra sekolah sampai dengan SMP kelas 2 dan 30 ibu-ibu yang sebagian datang dengan menggendong bayinya. Setelah sesi pembukaan, maka sesi materi dipisah antara adik-adik dan ibu-ibu, adik-adik tetap menempati tenda dan ibu-ibu menuju Posta ndut,  yang terkenal tak jauh dari area tenda.

Pada saat penyampaian materi di sesi Anak, adik-adik duduk menyimak dalam kelompok-kelompok kecil bersama kakak pendamping. Kakak-kakak memfasilitasi adik-adik untuk melakukan aktivitas dan diskusi kelompok. Adik-adik diminta untuk memilih menu sehat satu kali makan dari aneka gambar makanan yang diberikan. Tampak antusiasme adik-adik untuk maju ke depan  mempresentasikan menu sehat yang dibuat oleh kelompoknya. Dari adik-adik usia prasekolah sampai yang terbesar mengangkat tangan untuk maju  ke depan,  menyebutkan kandungan vitamin, lemak, serat, karbohidrat dalam menu yang mereka pilih. Sayangnya waktu membatasi sehingga tidak semua kelompok bisa presentasi ke depan.

Penyampaian materi 4B dilakukan oleh Kak Ezy dan Kak Ayu alumni dari Jurusan Gizi, Institut Pertanian Bogor. Seperti biasa, sesi dilanjutkan dengan bermain ular tangga, di tengah gemuruh hujan yang semakin deras dan arena yang sudah dipenuhi air adik-adik bermain ular tangga dan menyemangati temannya yang sedang maju bermain.

Di sesi Ortu,  materi disampaikan oleh Kak Andra dan Kak Babang yang juga alumni Jurusan Gizi IPB. Ibu-ibu menunjukkan ketertarikan terhadap materi yang disampaikan sehingga sesi berlangsung interaktif dengan tanya jawab seputar makanan bergizi. Dari sesi diskusi ditemukan, salah satu tantangan yang mereka hadapi adalah kesulitan untuk mengontrol jajanan anak di luar rumah, juga membuat jajanan sehat yang menarik agar anak tidak selalu jajan di luar. Di akhir sesi ibu-ibu telah memiliki pengetahuan mengenai 4B: Bergizi, Berimbang, Beragam, dan Bersih. Salah satu peserta yang berprofesi sebagai penjual “kue pais” atau biasa dikenal sebagai kue pisang menjelaskan bahwa jajanan yang dijualnya termasuk jajanan sehat karena memenuhi unsur 4B yaitu bersih,  karena daun pisang dibersihkan dulu sebelum dipakai dan bersedia,  karena mengandung karbohidrat dari tepung, vitamin dari buah pisang dan lemak dari santan. Penjelasan dari beliau yang lugas mengundang tepuk tangan dari semua peserta yang hadir.

Pada akhir acara semua peserta kembali ke tenda, acara dilanjutkan dengan perayaan ulang tahun komunitas Terminal Hujan yang kebetulan berulang tahun pada hari itu. Acara ditutup dengan pembagian paket nasi kotak dengan prinsip 4B bagi semua peserta. Khusus adik-adik,  kami membagikan satu set kotak makanan dan minuman.

Terima kasih kami ucapkan pada PT. Kalbe Nutritionals (Fitbar) yang sudah mensponsori pemberian paket makanan bergizi, masyarakat yang telah mendukung program ini, dan kakak-kakak volunter yang telah memberikan dukungan hingga Road Show Hari Sahabat Anak: Gizi Untuk Prestasi dapat berjalan sampai dengan hari ini.

%d blogger menyukai ini: