“Celoteh Ibu Penjual Kue Pisang”

 

 

WhatsApp-Image-20160612 (1)

 

Pada hari minggu lalu tanggal 12 Juni 2016, Sahabat Anak mengunjungi kota Bogor, masih dengan tujuan yang sama yaitu kampanye Hari Sahabat Anak: Gizi untuk Prestasi. Pada road show kedelapan ini, Sahabat Anak mendatangi komunitas Terminal Hujan untuk berbagi informasi tentang makanan bergizi dengan kakak-kakak, adik-adik dan ibu-ibu setempat melalui slogan 4B (Bergizi, Berimbang, Beragam dan Bersih).

Suasana hujan menyambut sejak dimulainya acara hingga berakhirnya, tak terasa air hujan merembes ke dalam tenda yang dipasang namun hal ini tidak mengurangi antusiasme adik-adik dan ibu-ibu dalam mengikuti acara. Di tengah hujan deras, adik-adik dan ibu-ibu menyanyikan dan memperagakan gerakan 4B.  Terdapat kurang lebih 30 kakak pendamping, 130 adik-adik yang terdiri dari beragam umur mulai dari usia pra sekolah sampai dengan SMP kelas 2 dan 30 ibu-ibu yang sebagian datang dengan menggendong bayinya. Setelah sesi pembukaan, maka sesi materi dipisah antara adik-adik dan ibu-ibu, adik-adik tetap menempati tenda dan ibu-ibu menuju Posta ndut,  yang terkenal tak jauh dari area tenda.

Pada saat penyampaian materi di sesi Anak, adik-adik duduk menyimak dalam kelompok-kelompok kecil bersama kakak pendamping. Kakak-kakak memfasilitasi adik-adik untuk melakukan aktivitas dan diskusi kelompok. Adik-adik diminta untuk memilih menu sehat satu kali makan dari aneka gambar makanan yang diberikan. Tampak antusiasme adik-adik untuk maju ke depan  mempresentasikan menu sehat yang dibuat oleh kelompoknya. Dari adik-adik usia prasekolah sampai yang terbesar mengangkat tangan untuk maju  ke depan,  menyebutkan kandungan vitamin, lemak, serat, karbohidrat dalam menu yang mereka pilih. Sayangnya waktu membatasi sehingga tidak semua kelompok bisa presentasi ke depan.

Penyampaian materi 4B dilakukan oleh Kak Ezy dan Kak Ayu alumni dari Jurusan Gizi, Institut Pertanian Bogor. Seperti biasa, sesi dilanjutkan dengan bermain ular tangga, di tengah gemuruh hujan yang semakin deras dan arena yang sudah dipenuhi air adik-adik bermain ular tangga dan menyemangati temannya yang sedang maju bermain.

Di sesi Ortu,  materi disampaikan oleh Kak Andra dan Kak Babang yang juga alumni Jurusan Gizi IPB. Ibu-ibu menunjukkan ketertarikan terhadap materi yang disampaikan sehingga sesi berlangsung interaktif dengan tanya jawab seputar makanan bergizi. Dari sesi diskusi ditemukan, salah satu tantangan yang mereka hadapi adalah kesulitan untuk mengontrol jajanan anak di luar rumah, juga membuat jajanan sehat yang menarik agar anak tidak selalu jajan di luar. Di akhir sesi ibu-ibu telah memiliki pengetahuan mengenai 4B: Bergizi, Berimbang, Beragam, dan Bersih. Salah satu peserta yang berprofesi sebagai penjual “kue pais” atau biasa dikenal sebagai kue pisang menjelaskan bahwa jajanan yang dijualnya termasuk jajanan sehat karena memenuhi unsur 4B yaitu bersih,  karena daun pisang dibersihkan dulu sebelum dipakai dan bersedia,  karena mengandung karbohidrat dari tepung, vitamin dari buah pisang dan lemak dari santan. Penjelasan dari beliau yang lugas mengundang tepuk tangan dari semua peserta yang hadir.

Pada akhir acara semua peserta kembali ke tenda, acara dilanjutkan dengan perayaan ulang tahun komunitas Terminal Hujan yang kebetulan berulang tahun pada hari itu. Acara ditutup dengan pembagian paket nasi kotak dengan prinsip 4B bagi semua peserta. Khusus adik-adik,  kami membagikan satu set kotak makanan dan minuman.

Terima kasih kami ucapkan pada PT. Kalbe Nutritionals (Fitbar) yang sudah mensponsori pemberian paket makanan bergizi, masyarakat yang telah mendukung program ini, dan kakak-kakak volunter yang telah memberikan dukungan hingga Road Show Hari Sahabat Anak: Gizi Untuk Prestasi dapat berjalan sampai dengan hari ini.

Iklan

About Sahabat Anak

Sahabat Anak is a non-profit organisation that provides quality education and children’s rights advocacy in an effort to encourage and inspire Jakarta’s street children to escape urban poverty. The movement began in 1997 after a group of university students made a commitment to make a difference in the lives of Indonesia's street children. As a volunteer-based organisation, Sahabat Anak aims to involve as many members of the community as possible to help improve the lives of street children.

Posted on 06/14/2016, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: