Monthly Archives: April 2017

Hari Bawa Bekal Nasional (12 April 2017)

Hari ini tgl 12 April 2017 serentak Indonesia merayakan Hari Bawa Bekal Nasional. Hari Nasional yang dideklarasikan sejak tanggal 12 April 2013 ini meski belum terlalu populer di kalangan masyarakat Indonesia, tapi sesungguhnya mendapat sambutan yang sangat positif di berbagai kalangan.

Pencanangan Hari Bawa Bekal Nasional sendiri sebenarnya merupakan himbauan dan ajakan untuk hidup sehat dalam keluarga. Salah satu caranya adalah dengan rajin membawa bekal makanan sendiri dari rumah. Makanan yang kita siapkan sendiri dari rumah jelas lebih terjamin higienitas dan nutrisinya serta bonus tambahan saat kita membawa bekal sendiri adalah kita bisa menjadi lebih hemat. Hemat karena biaya membuat makanan sendiri bisa lebih murah daripada jajan di luar rumah.

Kebiasaan Bawa Bekal sesungguhnya sejalan dengan Kampanye Sahabat Anak tahun ini yaitu “Keluargaku Pelindungku”. Dengan membawa bekal dari rumah berarti Orangtua melakukan aksi nyata untuk melindungi sang buah hati. Menurut penelitian yang pernah dilakukan, ditemukan 59-70% jajanan di lingkungan sekolah tidak higienis dan mengandung zat berbahaya bagi tubuh. Bekal yang dibawa dari rumah tentu memiliki higienitas yang lebih baik. Bahan-bahan makanan yang disiapkan pasti juga sudah terpilih nutrisinya dan tentunya lepas dari bahan pengawet, atau pewarna makanan yang berbahaya.

Mari jadikan Hari Bawa Bekal Nasional ini sebagai gerakan nyata dengan selalu meluangkan waktu menyiapkan bekal bagi sang buah hati. Dengan demikian para orangtua telah berperan aktif melakukan tindakan perlindungan anak karena memang sepatutnya Keluargaku Pelindungku. Selamat Hari Bawa Bekal Nasional

 ♣ Dina Karolina ♣

Iklan

Hari Buku Anak Sedunia

Di tanggal 2 April lalu kita memperingati hari yang dekat di hati bagi pemerhati anak sekaligus pencinta buku. Tanggal tersebut dipilih untuk menghargai hari lahirnya Hans Christian Andersen, sastrawan Denmark yang terkenal dengan dongeng-dongengnya seperti Putri Duyung, Itik Buruk Rupa dan Serdadu Timah yang terkenal di berbagai penjuru dunia. Selain buku karangannya, apakah sahabat punya buku anak yang dulu sangat berkesan hingga sekarang ingin dibagikan ceritanya kepada anak-anak yang sahabat kenal?

Saya masih ingat buku pertama yang dihadiahkan ibu saya, karangan Annie M.G. Schmidt berjudul Jip en Janneke, atau diterjemahkan ke Bahasa Indonesia Tono dan Tini. Ceritanya tentang dua orang anak laki-laki dan perempuan yang bersahabat dan bertualang bersama di sekitar rumah mereka. Kumpulan ceritanya lucu dan menarik, serta bahasanya sangat sederhana sehingga anak kelas 1 SD pun bisa menikmatinya, baik dibacakan orang tua maupun dibaca sendiri.

Keponakan saya sendiri suka buku ensiklopedia anak yang penuh gambar. Agak di luar perkiraan saya sebenarnya, karena saya kira yang dia suka justru cerita dongeng. 🙂 Ternyata alasannya adalah karena ada bagian di buku itu yang menjelaskan tentang ambulans dan suster, yang untuk saat ini adalah cita-citanya ketika besar nanti.

Selagi anak belajar membaca, buku juga membantu mereka berimajinasi, serta membuka wawasan mereka akan hal-hal di luar lingkup diri mereka sendiri, keluarga dan sekolah. Buku anak yang baik juga dapat memupuk kecintaan membaca anak hingga nanti, dan dibantu dengan diskusi bersama orang dewasa dapat menumbuhkan empati dan pikiran yang kritis.

Jadi, buku anak apa yang ingin sahabat rekomendasikan kepada anak-anak di sekitar kita? Silahkan bagikan di komen di bawah. Jangan lupa, luangkan waktu sahabat di hari ini untuk membaca buku bersama mereka. 🙂

 

-Gracia M. B.-

%d blogger menyukai ini: