Hari Buku Anak Sedunia

Di tanggal 2 April lalu kita memperingati hari yang dekat di hati bagi pemerhati anak sekaligus pencinta buku. Tanggal tersebut dipilih untuk menghargai hari lahirnya Hans Christian Andersen, sastrawan Denmark yang terkenal dengan dongeng-dongengnya seperti Putri Duyung, Itik Buruk Rupa dan Serdadu Timah yang terkenal di berbagai penjuru dunia. Selain buku karangannya, apakah sahabat punya buku anak yang dulu sangat berkesan hingga sekarang ingin dibagikan ceritanya kepada anak-anak yang sahabat kenal?

Saya masih ingat buku pertama yang dihadiahkan ibu saya, karangan Annie M.G. Schmidt berjudul Jip en Janneke, atau diterjemahkan ke Bahasa Indonesia Tono dan Tini. Ceritanya tentang dua orang anak laki-laki dan perempuan yang bersahabat dan bertualang bersama di sekitar rumah mereka. Kumpulan ceritanya lucu dan menarik, serta bahasanya sangat sederhana sehingga anak kelas 1 SD pun bisa menikmatinya, baik dibacakan orang tua maupun dibaca sendiri.

Keponakan saya sendiri suka buku ensiklopedia anak yang penuh gambar. Agak di luar perkiraan saya sebenarnya, karena saya kira yang dia suka justru cerita dongeng. 🙂 Ternyata alasannya adalah karena ada bagian di buku itu yang menjelaskan tentang ambulans dan suster, yang untuk saat ini adalah cita-citanya ketika besar nanti.

Selagi anak belajar membaca, buku juga membantu mereka berimajinasi, serta membuka wawasan mereka akan hal-hal di luar lingkup diri mereka sendiri, keluarga dan sekolah. Buku anak yang baik juga dapat memupuk kecintaan membaca anak hingga nanti, dan dibantu dengan diskusi bersama orang dewasa dapat menumbuhkan empati dan pikiran yang kritis.

Jadi, buku anak apa yang ingin sahabat rekomendasikan kepada anak-anak di sekitar kita? Silahkan bagikan di komen di bawah. Jangan lupa, luangkan waktu sahabat di hari ini untuk membaca buku bersama mereka. 🙂

 

-Gracia M. B.-

Iklan

About Sahabat Anak

Sahabat Anak is a non-profit organisation that provides quality education and children’s rights advocacy in an effort to encourage and inspire Jakarta’s street children to escape urban poverty. The movement began in 1997 after a group of university students made a commitment to make a difference in the lives of Indonesia's street children. As a volunteer-based organisation, Sahabat Anak aims to involve as many members of the community as possible to help improve the lives of street children.

Posted on 04/07/2017, in Bahasa Indonesia, Day In Calendar. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: