Kenangan Kakak Pendamping Sanggar Budaya Mandiri di JSA XXI

Nah, membaca kisah berikut dijamin bakal buat Sahabat yang pernah jadi alumni pendamping pengen buka lagi album-album kenangan Jamborenya dan lihat foto-foto saat bersama adik dampingannya. Pasti ada yang langsung kangen sama mantan adik dampingannya. Kisah Jambore ini diceritakan kembali oleh Kak Tika dan mengambil sudut pandang pengalaman Kak Tika sendiri saat menjadi pendamping. Saya pribadi sangat tersentuh loh saat membacanya….

Saya Tika dari Sanggar Budaya Mandiri, ini adalah tahun ke-3 saya menjadi kakak pendamping di Jambore Sahabat Anak. Sebuah pengalaman tak terduga yang sangat mengesankan 2 hari 1 malam melakukan aktivitas bersama adik-adik disana. Tahun ini saya dari Sanggar Budaya Mandiri bersama dengan Bimbel Plumpang berada dalam satu tenda dengan nama tenda Rumah Betang. Sungguh hal yang tidak pernah diduga sebelumnya.

JSA7_1Pagi itu setelah tiba seperti biasa kami selalu disambut oleh kakak panitia dengan menyanyikan yel-yel dengan penuh semangat.  Tahun ini saya mendapatkan adik dampingan yang memang cukup kecil usianya dari Bimbel Plumpang. Namanya Linda. Dia sangat aktif jadi memang harus cukup ekstra tenaga untuk menemani kesana kemari. Awal perkenalan Linda memang anak yang mudah dekat dengan orang lain, tidak butuh waktu lama untuk dekat dengan dia.

Saat mulai bermain games, Linda dan semua adik-adik yang lain sangat menikmati permainan. Beberapa cerita saya dapati ketika kami mulai bermain games menggambar bentuk tubuh di kertas besar lalu menandai bagian-bagian mana yang pernah disakiti. Sedikit miris kedengarannya ketika ada beberapa anak yang memang mengalami kekerasan baik fisik maupun non fisik.

Linda yang saat itu menjadi adik dampingan saya memang sangat aktif, terkadang minta digendong dan selalu mengajak main kesana kemari. Hari itu matahari cukup terik dan aktivitas cukup melelahkan, sehingga banyak juga kakak pendamping yang mulai kelelahan menjaga adik-adik yang sangat bersemangat. Saya bilang ke Linda, “Kalo Linda mau ke mana-mana harus bilang Kak Tika dulu ya, enggak boleh sendirian.” Jadi setiap Linda ingin melakukan aktivitas apapun harus dengan saya. Ada sedikit kejadian lucu ketika Linda ingin mandi. Dia benar-benar ingin mandi di bilik-bilik mandi darurat yang ditutup oleh terpal (kakak pendamping pasti tau, haha).  Alasannya karena dia mau mandi pakai shower, padahal itu hanya keran air yang ditaro di atas menyerupai shower. Ya, baiklah saya ikutin kemauannya. Akhirnya dia mandi.

Ada lagi kejadian saat dia ingin buang air besar. Saya agak bingung semua toilet penuh. Sekalinya ada di mobil WC keliling, tapi tidak ada air. Akhirnya saya bolak-balik ambil ember yang ada airnya. Haha, cukup melelahkan. Lalu setelah malam saat tidur dia mau tidur di samping saya. Saat tidur saya pakaikan dia lotion anti nyamuk supaya dia nyenyak. Dia bilang, “Terimakasih.” Manis sekali, hihihi…. Karena cuaca malam agak dingin dia agak kedinginan. Malam itu saya tidak nyenyak. Setiap terbangun saya selalu menyelimuti dia dengan selimut dari kakak pendamping yang selimutnya saya tarik, haha.

JSA7_2Saat subuh tiba saya bergegas untuk sholat bersama beberapa kakak pendamping. Linda dan anak yang lain masih nyenyak tidur. Ketika saya kembali dia masih tidur, dan matahari mulai terbit lalu tenda pun mulai ramai kembali. Kami pun bersiap melakukan senam pagi dan merayakan peringatan Hari Anak Nasional dengan bermain holi. Ini sangat menyenangkan. Setelah selesai, kami makan bersama dan kembali melakukan mission games. Kami harus membantu adik-adik membuat perisai dan topeng. Saya dan Hani (kakak pendamping) membuatkan perisai yang cukup besar sehingga hampir menutupi seluruh tubuh Linda, haha. Dan topeng yang tidak terkesan seperti super hero karna saya membuatkan topeng berbentuk Hello Kitty. Tapi dia sangat senang dan tidak komentar apapun katanya bagus, hahaha. Setelah mission games selesai kami makan siang bersama, di saat makan siang dia tidak bisa makan mie dengan sumpit lalu saya coba bantu dia, tapi dia bilang, “Kaka Tika ini dibungkusin aja, buat di rumah.” Saya tanya, “Kenapa engga makan di sini? Nanti kamu lapar belum makan. Lalu kata dia, “Buat makan di rumah aja nanti bareng-bareng, ini jeruknya juga.” Hmm… akhirnya saya carikan plastik untuk membungkus makanannya dan jeruknya saya taruh di kantung sisi kanan tasnya yang sudah saya rapikan semua peralatannya yang dia bawa.

Tibalah saat terakhir penutupan Jambore Sahabat Anak. Saat itu Linda benar-benar memeluk saya dengan erat sambil menangis, hingga saya pun ikut menangis. Dia sama sekali tidak mau melepas pelukannya, begitu juga saya. Dia bilang terima kasih. Terharu sekali. Kakak pendamping yang lain pun begitu. Sampai saat detik-detik terakhir berpisah pun dia masih menangis kalau melihat saya. Sampai hari ini setelah berpisah, beberapa kali sudah saya post foto saya dengan Linda. Memang cukup rindu dengan anak itu dan anak-anak yang lain di Tenda Rumah Betang. Pengalaman yang menyenangkan dan baru setiap tahunnya.

Iklan

About Sahabat Anak

Sahabat Anak is a non-profit organisation that provides quality education and children’s rights advocacy in an effort to encourage and inspire Jakarta’s street children to escape urban poverty. The movement began in 1997 after a group of university students made a commitment to make a difference in the lives of Indonesia's street children. As a volunteer-based organisation, Sahabat Anak aims to involve as many members of the community as possible to help improve the lives of street children.

Posted on 09/02/2017, in Bahasa Indonesia, Events, Jambore Sahabat Anak, Pengalaman, Volunteers. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: