Melindungi Anak, Menjaga Masa Depan

Beberapa hari baru berlalu semenjak viralnya video tentang seorang balita yang dibawa oleh seorang
pengamen dan dibiarkan terbaring lemas di lantai minimarket sembari sang pengamen menghitung
uang hasil mengamennya. Setelah diusut dan di luar perkiraan banyak orang, balita itu ternyata bukan
anak sewaan. Pengamen tersebut adalah ayah balita itu sendiri, dan kemungkinan membawa sang balita
untuk memancing rasa iba. Dinas Sosial DKI merespon kasus ini sebagai pembelajaran masyarakat untuk
tidak mengeksploitasi anak sebagai alat mencari uang, karena adanya hak anak untuk bermain,
mendapatkan kesehatan, dan perlindungan.

Kasus-kasus seperti ini semakin menyadarkan pentingnya peran keluarga sebagai pelindung anak.
Tumbuh kembangnya seorang anak akan lebih rentan tanpa keluarga yang menopangnya. Namun tak
dapat dipungkiri juga bahwa anak yang tinggal dalam keluarga yang tidak memainkan perannya sebagai
pelindung juga tak kalah berada dalam risiko. Anak yang menjadi korban kekerasan, baik tanpa maupun
di dalam keluarga, berpotensi sangat besar mengalami keterlambatan dalam tumbuh kembangnya.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mencatat bahwa sepertiga dari
populasi Indonesia (260 juta jiwa) merupakan anak-anak. Strategi Nasional Penghapusan Kekerasan
terhadap Anak (Stranas PKTA) 2016-2020 yang diluncurkan oleh Kementerian Pemberdayaan
Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), bertujuan mencapai visi nasional, yaitu agar anak tidak
hidup dalam ketakutan. Karena Pemerintah tidak mungkin dapat melakukan segalanya sendiri,
kemitraan masyarakat dan dunia usaha menjadi salah satu solusi dalam menjalankan Stranas PKTA dan
menghadapi tantangan membangun bangsa, termasuk dalam memenuhi hak-hak dan memberikan
perlindungan bagi anak.

Di sinilah di mana kita bisa mengambil bagian. Di Hari Sahabat Anak 17 Februari 2018 ini, Sahabat Anak,
sebagai salah satu organisasi yang berkomitmen dan fokus pada pemenuhan hak-hak anak marginal
mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Gerakan Sahabat Anak “Keluargaku Pelindungku”.

Berbagai program penguatan keluarga akan dilakukan sepanjang tahun 2018.
Bagaimana kita dapat membantu terjaminnya hak anak mendapatkan perlindungan?

1. Mari mulai mengajarkan kepada anak-anak kepercayaan diri serta kesadaran untuk melindungi diri
mereka sendiri

2. Membangun hubungan dan kepercayaan dengan anak, menjadi seorang sahabat, sehingga mereka
terbiasa serta mau terbuka dalam membagi masalah maupun ancaman yang mereka alami sehari-hari,
sehingga kita dapat berperan memberikan solusi.

3. Meningkatkan kewaspadaan akan kesejahteraan anak-anak di sekitar kita, dan tidak menutup mata
atau telinga jika kebutuhan mereka akan perlindungan diabaikan.

Salah satu pepatah dari benua Afrika mengatakan, “It takes a village to raise a child”, ini saatnya kita,
sebagai bagian dari masyarakat Indonesia mengambil peran dalam pertumbuhan anak-anak Indonesia.

Selamat Hari Sahabat Anak, mari kita penuhi hak anak mendapatkan perlindungan!

Iklan

About Sahabat Anak

Sahabat Anak is a non-profit organisation that provides quality education and children’s rights advocacy in an effort to encourage and inspire Jakarta’s street children to escape urban poverty. The movement began in 1997 after a group of university students made a commitment to make a difference in the lives of Indonesia's street children. As a volunteer-based organisation, Sahabat Anak aims to involve as many members of the community as possible to help improve the lives of street children.

Posted on 02/17/2018, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: