Mimpi-Mimpi Pelangi: Kesan Pemain Musik (Kak Rikat)

Selain penonton, Kak Rikat Parikesit yang ikut berkontribusi dalam acara sebagai salah satu pemusik dari Derik Orchestra juga membagikan kesannya:

MMP2_Pemusik.jpeg

“Kak…, sekali lagi terima kasih dan congratulations banget atas pertunjukan yang luar biasa tadi. Bener-bener ketika keajaiban chemistry bekerja sih. Pas GR masih berantakan banget, bahkan nggak selesai GR-nya, tapi pas show lancar dan berhasil Ngena!

Salut sama Kak Shinta dan teman-teman Sahabat Anak atas dedikasinya!”

Terima kasih banyak, Kak Rikat! 😀

Iklan

Mimpi-Mimpi Pelangi: Kesan Penonton (Kak Hanna)

Berikut sebuah komen lagi dari salah seorang penonton, yaitu kak Hanna:

“Gue bahagia bisa melihat kakak-kakak yang benar-benar jadi sahabat buat adik-adik dan mau kerja setia untuk kasih kesempatan buat adik. Peningkatan dari segi teknis dan kerapian performa tentu ada. Tapi buat gue ini sebuah proses sih bukan produk akhir, jadi gue menantikan kejutan-kejutan lain dari keluarga SA Gambir berikutnya yaa….

Dan sekali lagi apresiasi terbesar gue buat kakak-kakak volunter. You guys are super awesome. ‘Makasih sudah meyakinkan bahwa misi SA utk menjadi sahabat untuk adik-adik itu sangat mungkin untuk diusahakan terus-menerus.”

 

MMP2_Hanna.jpeg

Mimpi-Mimpi Pelangi: Kesan Penonton (Kak Icha)

Seperti Sahabat ketahui, Adik-adik Sahabat Anak Gambir telah bekerja keras mempersiapkan pertunjukan mereka, Mimpi-Mimpi Pelangi yang digelar pada Sabtu, 3 Februari 2018 lalu. Sekarang setelah acara berlangsung dengan sukses, bagaimana kesan mereka yang menonton maupun terlibat dalam acara ini?

Berikut adalah kesan dari kak Icha (Saskia Rosita Indasari), sebagai salah satu penonton acara MMP.

MMP1

“Satu menit, dua menit, panggung hening, wajah-wajah mungil di atas sana tampak sedikit bingung sembari berusaha mengolah ekspresi tubuhnya agar tidak terlihat panik. Panggung masih hening, tak sabar menanti kejutan selanjutnya. Panggung masih hening.

Lalu tiba-tiba entah bagaimana dan dari mana mulainya, terdengarlah tepukan dari bangku penonton. Ya, penonton yang asal-usulnya beragam entah darimana saja itu serentak memberikan tepukan dukungan dan semangat untuk sahabat-sahabat kecil mereka di panggung yang sudah berlatih keras sejak beberapa bulan lalu. Energi apa ini? Tak lama, para seniman kecil itupun kembali memainkan peran mereka dengan amat baik hingga selesai.

Menjadi sahabat yang menaruh kasih setiap waktu. Sepertinya inilah asal dari energi tadi. Terima kakak-kakak & adik-adik @SahabatAnakGambir yang sudah mengajarkan hal baik kepada kami semua yg datang :). Salut! Semoga energi baik yang mengalir itu bisa terus dibawa dan ditularkan oleh setiap orang yang menjadi saksi malam itu. Cheers!”

 

 

Perayaan HUT RI ke-72th bersama Komunitas Sahabat Anak

Hai Sahabat, yuk kita simak kemeriahan kisah Perayaan Kemerdakaan RI ke 72 th di area-area binaan Sahabat Anak (SA) dan juga area-area Mitra Sahabat Anak. Ada lomba-lomba unik, seru dan menarik yang mungkin bisa jadi inspirasi Sahabat untuk acara 17an di tahun-tahun berikutnya.

Sahabat Anak Gambir

image001Perayaan 17an SA Gambir diadakan pada tanggal 20 Agustus 2017 berlokasi di SDN Gambir 1, Jakarta Pusat. Acara dimulai dengan Upacara Bendera. Setelah upacara selesai, kakak-kakak mempersiapkan area lapangan untuk dijadikan tempat lomba. Lomba dibagi menjadi 2 kategori yaitu kategori umur 5-7 tahun dan kategori umur 8-15 th. Untuk kategori umur 5-7 tahun ada lomba mewarnai, makan kerupuk, bawa kelereng dengan sendok, lomba bawa bendera. Untuk kategor umur 8-15 ada lomba berkelompok balap karung, memasukkan pensil ke dalam botol, menyusun Sila Pancasila dan lomba perorangan makan kerupuk.

image001

Khidmat tapi juga meriah untuk menggambarkan perayaan Kemerdekaan RI ala SA Gambir. Khidmat, karena ada upacara bendera yang betul-betul dibuat seperti upacara formal dengan petugas upacara adalah adik-adik binaan Sahabat Anak Gambir sendiri. Seru, karena aneka lomba tradisonal ala 17an memang selalu berhasil membawa keseruan tersendiri setiap tahunnya.

Sahabat Anak Grogol

Perayaan Kemerdekaan SA Grogol tahun ini diadakan di hari Minggu tgl 20 Agustus 2017 berlokasi di pinggir kaliimage001 Citraland. Seperti biasa, adik-adik mengikuti bimbingan belajar terlebih dahulu baru dilanjutkan dengan perayaan HUT RI ke-72. Acara perayaan Kemerdekaan dimulai dengan Upacara bendera. Upacara berlangsung khidmat dan mengharukan karena saat menyanyikan lagu Indonesia Raya adik-adik menyanyikan dengan khidmat. Tidak ada yang bercanda tapi berwajah serius dan bersuara keras, terutama adik-adik yang kecil. Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan aneka lomba yang disiapkan tidak hanya untuk anak-anak saja. Tapi juga ada lomba untuk para Ibu. Udah kebayang ya serunya!

image001

Ada beberapa lomba yang wajib di-highlight banget nih karena unik banget, yaitu lomba minum teh pake dot bayi dan lomba geser karet dari hidung ke leher. Ada juga lomba giring boimage001la dengan wajah yang ditutup teropong dari karton. Alhasil banyak adik-adik yang nyasar karena yang kelihatan hanya lubang kecil kerucut di tengah-tengahnya. Kebayang ya Sahabat kelucuan yang terjadi.

 

Sahabat Anak Kota Tua

image001Acara Perayaan Kemerdekaan RI ke 72 di SA Kota Tua berlangsung pada tanggal 27 Agusutus 2017 di Museum Mandiri. Susunan acara dimulai dengan pembukaan, lalu diikuti dengan rangkaian lomba dan ditutup dengan pengumuman pemenang lomba.

Aneka lomba yang diadakan adalah lomba makan kerupuk, memasukkan pensil ke dalam botol, estafet karet, balap kelereng dan mencari koin dalam tepung. Dari sekian lomba, yang paling banyak menimbulkan kelucuan adalah mencari koin dalam tepung. Karena harus mengambil koin dalam tepung dengan menggunakan mulut, akibatnya wajah adik jadi lucu dan kotor kena baluran tepung.

 Sahabat Anak Cijantung

image001

SA Cijantung juga mengadakan Acara 17an yang tidak kalah serunya pada tanggal 20 Agustus 2017. Berlokasi di Rumah Kemala Hijau, perayaan Kemerdekaan RI berlangsung meriah seperti area-area Sahabat Anak lainnya. Acara dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya & Hari Merdeka. 

Dilanjutkan dengan aneka lomba dan kuis seputar sejarah kemerdekaan. Ada beberapa lomba unik nih yang sepertinya bisa jadi inspirasi Sahabat juga. Ada lomba makan pisang Ibu dan Anak dan Sepak Bola Terong. Untuk Sepak Bola Terong cara bermainnya adalah sang adik harus menendang bola menggunakan terong yang diikat di pinggang sang adik. Ngebayanginnya sepertinya mudah ya permainannya, tapi ternyata cukup sulit lho. Banyak adik yang tidak bisa mengenai bola bahkan terongnya sampai ada yang lepas dari tali.

 

Sahabat Anak Manggarai

image001

Berlokasi di Karang Taruna Manggarai, SA Manggaraimenyelenggarakan acara perayaan Kemerdekaan RI pada tanggal 20 Agustus 2017. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Nasional. Kemudian berlanjut dengan kuis pengetahuan umum tentang Indonesia. Setelah kuis, dilanjutkan dengan berbagai lomba yang tidak hanya diikuti oleh adik tapi juga ada lomba yang dikhususkan untuk kakak-kakak juga. Kebayang dong keriuhan yang terjadi karena semua kakak dan adik ikut serta dalam lomba. Ada satu lomba yang berbeda dari lomba-lomba perayaan 17an pada umumnya yaitu lomba mewarnai layang-layang. Ide yang menarik ya!

Ada moment yang sangat lucu ketika adik kelas PAUD sedang lomba memasukkan bola ke dalam keranjang. Adik-adik ini mengisi keranjang temannya. Sedangkan keranjang mereka sendiri malah dibiarkan kosong. Menggelitik sekali kan kelakuan adik-adik kita ini.

 

Sahabat Anak Tanah Abang

image001

Jika area SA yang lain mengadakan aneka lomba dalam rangka merayakan Kemerdekaan RI, SA Tanah Abang justru mengadakan Bazaar Kemerdekaan. Bazaar ini juga diselenggarakan dalam rangka menghimpun dana untuk kegiatan internal SA Tanah Abang. Bazaar ini berlangsung pada tanggal 19 Agustus 2017 di area sekitar Bimbel SA Tanah Abang.

Bazaar ini berupa penjualan pakaian bekas layak pakai dengan harga antara Rp 2000,- hingga Rp 15.000,-. Target penjualannya memang masyarakat yang tinggal di sekitar area Bimbel. Bazaar ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar. Melalui Bazaar ini, diharapkan juga tali silaturahmi SA Tanah Abang dengan warga sekitar semakin erat. Selama ini kakak-kakak hanya berinteraksi dengan anak-anaknya saja, padahal kehadiran SA Tanah Abang disana juga berkat dukungan dari para orang tua dan lingkungan sekitarnya.

 

Sahabat Anak Rusunawa Cakung Barat

image001

SA Rusunawa punya agenda yang cukup padat saat Perayaan HUT RI ke-72. Acara berlangsung pada tanggal 26 Agustus 2017 di area Bimbel Rusunawa. Acara dimulai sejak jam 9 pagi yang diawali dengan  Upacara Bendera. Lalu ada kegiatan yang dibagi dalam 4 Pos. Pos 1 ada screening kesehatan. Pos 2 ada pemutaran film. Pos 3 ada menggambar. Pos 4 ada kegiatan mendongeng. Setelah kegiatan di 4 Pos, kakak dan adik makan siang bersama yang dilanjutkan dengan penyuluhan tentang kebersihan dan kesehatan dan juga penyuluhan tentang bullying. Sesudah penyuluhan, agenda lomba 17an nya pun digelar. Dan rangkaian kegiatan hari itu ditutup dengan pengumuman pemenang lomba dan pembagian hadiah. Ada moment mengharukan yang dirasakan kakak-kakak Sahabat Anak Rusunawa, yaitu pada saat kakak-kakak Rusunawa lomba tarik tambang dengan kakak-kakak dari Komunitas Sukacita. Saat babak satu, kakak Rusunawa kalah telak karena memang kakak dari Komunitas Sukacita mempunyai perawakan yang lebih besar.

Memasuki Babak Kedua, situasi mulai tambah ramai karena adik-adik Rusunawa terus menyemangati kakak-kakak SA untuk menang.

Begitu pluit mulai dimage001ibunyikan, kakak-kakak SA Rusunawa langsung menarik tali tambang dengan semangat. Tapi setelah beberapa detik, kakak-kakak merasakan tali tambangnya sangat ringan ditarik. Ternyata adik-adik yang tadinya berteriak memberi semangat mendadak spontan membantu kakak-kakaimage001k Rusunawa dengan masuk di sela-sela posisi kakak-kakak dan membantu menarik tali tambangnya. Dan Babak Kedua akhirnya dimenangkan oleh Tim SA Rusunawa. Mengharukan ya spontanitas yang dilakukan adik-adik.

 

 

Mitra Sahabat Anak – Koplak Cilincing

Pada tanggal 20 Agustus 2017, teman-teman dari Koplak mengadakan aneka kegiatan dalam rangka merayakan HUT RI ke-72. Acara diawali dengan senam pagi lalu bimage001erlanjut ke aneka  lomba khas 17an seperti lomba sedotan karet, pensil botol, sendok gundu, makan kerupuk, memasukkan air ke dalam botol, tepung berhadiah dan balap karung pakai helm.

Lomba balap karung pakai helm dan lomba tepung berhadiah adalah dua lomba yang menjadi bintang di perayaan tersebut. Lomba balap karung pakai helm tidak seperti lomba balap karung tradisional umumnya. Selain adik harus memakai helm, adik harus melompat seperti kodok. Sedangkan lomba tepung berhadiah, adik-adik harus mengambil kertas yang diselipkan di dalam sedotan. Potongan sedotan tersebut kemudian diletakkan di dalam timbunan tepung. Sang adik harus mengambil sedotan tersebut dengan menggunakan mulut. Jadi terbayang ya kelucuan dan keseruan yang terjadi. Kakak-kakak pendamping Koplak juga ikutan lho lomba dan seru-seruan bersama adik. Keren banget kan!

 

 Mitra Sahabat Anak-Karya Anak Bangsa (Kabasa)

Komunitas Kabasa merayakan HUT RI ke-72 di tanggal 20 Agustus 2017 yang berlokasi di sekitar Sanggar Kabimage001asa. Rangkaian acara dimulai dari Pawai Budaya dan Upacara Bendera Kemudian dilanjutkan dengan aneka lomba yang diikuti adik dan kakak beserta orang tua adik. Acara ditutup dengan pembagian hadiah. Ada satu lomba yang paling menarik perhatian, yaitu lomba menghabiskan susu dalam botol dot. Hmm kayaknya ini lomba yang yummy ya Sahabat. Kebayang juga lucunya ekspresi adik-adik karena harus menghabiskan susunya pakai dot.

Nah Sahabat, demikian rangkaian Perayaan Kemerdekaan RI yang ke-72 yang berlangsung di berbagai area Sahabat Anak maupun Mitra SA. Banyak yang seru dan menarik kan. Semoga kemeriahan tahun ini akan tetap berlangsung di HUT RI tahun-tahun berikutnya.

 

Terima kasih untuk para narasumber :
SA Gambir : Kak Dina
SA Grogol : Kak Gun
SA Manggarai : Kak Suci
SA Cijantung : Kak Tio
SA Kota Tua : Kak Aga
SA Rusunawa : Kak Agnes
SA Tanah Abang :Kak Puyun
Koplak Cilincing  Kak Sri
Kabasa : Kak Cepi

Kesan Kakak & Adik Area Taman Indira di JSA XXI

Peserta Jambore Sahabat Anak XXI dari area Taman Indira juga ingin berbagi kesankesan mereka selama mengikuti Jambore 22-23 Juli yang lalu. Yuk, kita simak bersama….

Hai, kenalin kita dari Area Taman Indira. Di bawah ini ada sedikit cerita tentang area Taman Indira loh. 🙂

Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba, hari saat anak-anak berkumpul di satu area yang telah ditentukan, ditemani oleh kakak-kakak pendamping yang akan menemani adik-adik selama 2 hari 1 malam pada acara tersebut. Acara itu adalah JAMBORE SAHABAT ANAK XXI. Selama 2 hari 1 malam kakak-kakak pendamping akan menemani adik-adik bermain, belajar, makan bersama, bernyanyi, dan masih banyak lagi. Jambore Sahabat Anak tahun ini bertemakan “KELUARGAKU PELINDUNGKU”.

Banyak hal-hal baru yang bisa didapatkan oleh adik-adik pada saat mengikuti acara Jambore. Di Jambore, mereka berkumpul dengan teman-teman yang seumuran dengan mereka, mereka bisa bermain bersama, makan bersama, bercerita dan masih banyak yang dapat dilakukan di acara ini. Di Jambore Sahabat Anak adik-adik ditemani oleh kakak-kakak pendamping yang akan selalu menemani mereka dan di Jambore Sahabat Anak juga yang memberikan dan mengajarkan hak anak yang sebenarnya. Hak anak yang pantas mereka dapatkan, hak yang sama dengan anak-anak lainnya. Banyak suka-duka saat mengikuti Jambore tapi itu semua terbalaskan dengan kebahagiaan, senyum adik-adik semua.

Banyak kesan dari adik-adik dan kakak-kakak pendamping selama mengikuti Jambore. Mereka senang bisa mengikuti acara Jambore lagi, dan mereka berharap semoga mereka masih bisa mengikuti Jambore-Jambore selanjutnya. 🙂

Kesan adik-adik :

Kita senang bisa ikut Jambore, kita bisa punya banyak temen, bisa main bareng, belajar bareng, nyanyi-nyanyi bareng, makan bareng, dan masih banyak lagi. Apalagi kita ditemenin sama kakak-kakak yang selalu nemenin kita pas main games, kalo lagi makan, kita mau mandi, pas kita mau tidur, kakak-kakaknya selalu nungguin kita, apalagi pas mau tidur mereka pada nungguin kita sampe bener-bener kita tidur baru deh mereka tidur. Semoga kita bisa ikut Jambore lagi yah, Kak. 🙂 Terima Kasih Jambore Sahabat Anak.

Kesan kakak-kakak:

Seneng banget bisa nemenin adik-adik selama 2 hari 1 malem, yah walaupun sedikit cape dan gak mandi :D, tapi ga papa semua hilang pas ngeliat adik-adik ketawa. Intinya kakak-kakaknya senengngeliat mereka juga seneng.Terima Kasih Jambore Sahabat Anak. 🙂

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kenangan Kakak Pendamping Sanggar Budaya Mandiri di JSA XXI

Nah, membaca kisah berikut dijamin bakal buat Sahabat yang pernah jadi alumni pendamping pengen buka lagi album-album kenangan Jamborenya dan lihat foto-foto saat bersama adik dampingannya. Pasti ada yang langsung kangen sama mantan adik dampingannya. Kisah Jambore ini diceritakan kembali oleh Kak Tika dan mengambil sudut pandang pengalaman Kak Tika sendiri saat menjadi pendamping. Saya pribadi sangat tersentuh loh saat membacanya….

Saya Tika dari Sanggar Budaya Mandiri, ini adalah tahun ke-3 saya menjadi kakak pendamping di Jambore Sahabat Anak. Sebuah pengalaman tak terduga yang sangat mengesankan 2 hari 1 malam melakukan aktivitas bersama adik-adik disana. Tahun ini saya dari Sanggar Budaya Mandiri bersama dengan Bimbel Plumpang berada dalam satu tenda dengan nama tenda Rumah Betang. Sungguh hal yang tidak pernah diduga sebelumnya.

JSA7_1Pagi itu setelah tiba seperti biasa kami selalu disambut oleh kakak panitia dengan menyanyikan yel-yel dengan penuh semangat.  Tahun ini saya mendapatkan adik dampingan yang memang cukup kecil usianya dari Bimbel Plumpang. Namanya Linda. Dia sangat aktif jadi memang harus cukup ekstra tenaga untuk menemani kesana kemari. Awal perkenalan Linda memang anak yang mudah dekat dengan orang lain, tidak butuh waktu lama untuk dekat dengan dia.

Saat mulai bermain games, Linda dan semua adik-adik yang lain sangat menikmati permainan. Beberapa cerita saya dapati ketika kami mulai bermain games menggambar bentuk tubuh di kertas besar lalu menandai bagian-bagian mana yang pernah disakiti. Sedikit miris kedengarannya ketika ada beberapa anak yang memang mengalami kekerasan baik fisik maupun non fisik.

Linda yang saat itu menjadi adik dampingan saya memang sangat aktif, terkadang minta digendong dan selalu mengajak main kesana kemari. Hari itu matahari cukup terik dan aktivitas cukup melelahkan, sehingga banyak juga kakak pendamping yang mulai kelelahan menjaga adik-adik yang sangat bersemangat. Saya bilang ke Linda, “Kalo Linda mau ke mana-mana harus bilang Kak Tika dulu ya, enggak boleh sendirian.” Jadi setiap Linda ingin melakukan aktivitas apapun harus dengan saya. Ada sedikit kejadian lucu ketika Linda ingin mandi. Dia benar-benar ingin mandi di bilik-bilik mandi darurat yang ditutup oleh terpal (kakak pendamping pasti tau, haha).  Alasannya karena dia mau mandi pakai shower, padahal itu hanya keran air yang ditaro di atas menyerupai shower. Ya, baiklah saya ikutin kemauannya. Akhirnya dia mandi.

Ada lagi kejadian saat dia ingin buang air besar. Saya agak bingung semua toilet penuh. Sekalinya ada di mobil WC keliling, tapi tidak ada air. Akhirnya saya bolak-balik ambil ember yang ada airnya. Haha, cukup melelahkan. Lalu setelah malam saat tidur dia mau tidur di samping saya. Saat tidur saya pakaikan dia lotion anti nyamuk supaya dia nyenyak. Dia bilang, “Terimakasih.” Manis sekali, hihihi…. Karena cuaca malam agak dingin dia agak kedinginan. Malam itu saya tidak nyenyak. Setiap terbangun saya selalu menyelimuti dia dengan selimut dari kakak pendamping yang selimutnya saya tarik, haha.

JSA7_2Saat subuh tiba saya bergegas untuk sholat bersama beberapa kakak pendamping. Linda dan anak yang lain masih nyenyak tidur. Ketika saya kembali dia masih tidur, dan matahari mulai terbit lalu tenda pun mulai ramai kembali. Kami pun bersiap melakukan senam pagi dan merayakan peringatan Hari Anak Nasional dengan bermain holi. Ini sangat menyenangkan. Setelah selesai, kami makan bersama dan kembali melakukan mission games. Kami harus membantu adik-adik membuat perisai dan topeng. Saya dan Hani (kakak pendamping) membuatkan perisai yang cukup besar sehingga hampir menutupi seluruh tubuh Linda, haha. Dan topeng yang tidak terkesan seperti super hero karna saya membuatkan topeng berbentuk Hello Kitty. Tapi dia sangat senang dan tidak komentar apapun katanya bagus, hahaha. Setelah mission games selesai kami makan siang bersama, di saat makan siang dia tidak bisa makan mie dengan sumpit lalu saya coba bantu dia, tapi dia bilang, “Kaka Tika ini dibungkusin aja, buat di rumah.” Saya tanya, “Kenapa engga makan di sini? Nanti kamu lapar belum makan. Lalu kata dia, “Buat makan di rumah aja nanti bareng-bareng, ini jeruknya juga.” Hmm… akhirnya saya carikan plastik untuk membungkus makanannya dan jeruknya saya taruh di kantung sisi kanan tasnya yang sudah saya rapikan semua peralatannya yang dia bawa.

Tibalah saat terakhir penutupan Jambore Sahabat Anak. Saat itu Linda benar-benar memeluk saya dengan erat sambil menangis, hingga saya pun ikut menangis. Dia sama sekali tidak mau melepas pelukannya, begitu juga saya. Dia bilang terima kasih. Terharu sekali. Kakak pendamping yang lain pun begitu. Sampai saat detik-detik terakhir berpisah pun dia masih menangis kalau melihat saya. Sampai hari ini setelah berpisah, beberapa kali sudah saya post foto saya dengan Linda. Memang cukup rindu dengan anak itu dan anak-anak yang lain di Tenda Rumah Betang. Pengalaman yang menyenangkan dan baru setiap tahunnya.

Kesan & Pesan Area Profesional Sinergi Indonesia bagi JSA XXI

Peserta dari area Profesional Sinergi Indonesia (PSI) juga ingin menyampaikan kesan dan pesan dalam mengikuti Jambore Sahabat Anak XXI di Buperta Ragunan 22-23 Juli 2017. Mari kita simak bersama….

“Halo, perkenalkan nama saya Bintang Ayu Oktavia, anak binaan dari PSI. Nama tenda saya Bubungan Lima. Kesan saya dalam mengikuti Jambore Sahabat Anak sangat senang karena bisa bertemu teman-teman baru se-Jabodetabek, kakak-kakak pendamping melakukan kegiatan bersama-sama itu menyenangkan dan sangat melelahkan juga. Tapi itu semua terbayar karena keseruan saat kita bermain games, menari apalagi waktu kedatangan Prilly. Woooow, saya senang melihat Prilly ikut memeriahkan dalam merayakan Hari Anak Nasional. Ini pengalaman pertama saya ikut dalam Jambore Sahabat Anak, setelah mengikuti semua acara, saya sangat senang dapat belajar pengalaman baru. Saya masih ingat 10 Nilai Keluarga bersama teman-teman dan kakak pendamping yaitu saling menghormati, saling melindungi,  saling membantu, saling menyayangi, nyaman/aman, saling memaafkan, harmonis, saling percaya, saling berbagi, dan menjaga kebersihan diri & lingkungan.”

– Bintang Ayu Oktavia (Adik PSI)

Kesan dari kakak-kakak pendamping:

  • Saya sangat senang dan bersyukur dapat menjadi kakak pendamping di acara Jambore Sahabat Anak. Dari kegiatan ini saya belajar banyak hal hingga saya dapat semakin peduli dengan orang yang ada di sekitar saya—terkhususnya adik yang saya dampingi—menjadi pelindung dan menjadi sahabat bagi mereka, menjadi teman melakukan segala kegiatan bersama, mengenal adik-adik melalui berbagi cerita dan bercanda tawa dengan adik-adik, mengenal  kakak-kakak pendamping yang lain. Saya juga diingatkan bahwa mengasihi setiap anak-anak merupakan hak dan sangat perlu bagi mereka.

  • Melalui kegiatan ini adik-adik mendapat banyak ilmu, belajar bersosialisasi dengan teman-teman yang baru pertama kali bertemu, belajar peduli tidak egois memperhatikan teman-teman. Dan belajar mendengarkan Kakak-kakanya yang baru dia kenal.

  • Kegiatan-kegiatannya sangat berkesan  apalagi yang Ular Naga, mengajarkan untuk saling melindungi. Dan memindahkan triplek, kakak-kakak berjuang menggendong adik-adiknya, ini  mengajarkan bekerja sama harus mau berkorban.

  • Semoga  melalui acara ini anak-anak di Indonesia lebih giat lagi dalam belajar melakukan 10 nilai keluarga dalam kehidupan sehari-hari, di sekolah di rumah dan di masyarakat.

Harapan kami ke depannya, Jambore Sahabat Anak semakin memberi dampak bagi anak-anak di Indonesia dan kegiatan ini menjadi  rutinitas yang memberikan kesempatan untuk anak-anak dapat belajar nilai kehidupan dan bermain. Dan supaya anak-anak tidak takut untuk bermimpi, supaya mereka giat belajar dalam mencapai mimpi tersebut.

Sukses selalu untuk Jambore Sahabat Anak. Teruslah berjuang dan semakin kreatif  untuk anak anak bangsa Indonesia.

Terimakasih, salam dari PSI.

JSA6

Sepenggal Kisah Area Kota Tua di Jambore XXI

Berikutnya ada salah satu area binaan Sahabat Anak yaitu area Kota Tua yang ingin berbagi kisah Jambore Sahabat Anak XXI mereka. Kisah ini sukses membuat saya senyum-senyum sendiri lho Sahabat. Kisah Jambore ini berhasil dikisahkan kembali dengan jenaka oleh Kak Aga dari Kota Tua. 😀

JSA5_1.jpg

Rumah Bolon di JSA XXI

Ini sepenggal kisah Jambore untuk kakak-kakak Rumah Bolon, eh maksudnya Kota Tua. 😀

Kisah ini dimulai dengan petualangan 21 pemuda-pemudi yang menguji diri sembari menyalurkan kelebihan stok kasih-sayang untuk mengasuh 38 bocah selama 2 hari 1 malam.

“Nanti kita akan seru-seru bareng, loh.” Itu gaung yang terdengar sebelum muda-mudi ini menenteng 2 bocah kemana-mana selama kurang lebih 48 jam itu. Mayoritas dari muda-mudi ini, tidak pernah ikut Jambore Sahabat Anak apalagi menjadi fulltimer di lembaga pengasuh anak. 😀 Sehingga, bayangan yang ada di kepala hanyalah bayangan tingkah adik-adik selama bimbingan belajar di Sahabat Anak Kota Tua yang notabene hanya 2 jam per pertemuan, alias “Kayanya manis-manis deh, mereka.”

Hingga tibalah hari yang ditunggu-tunggu….

Senyum para panitia sejak dari gerbang Bumi Perkemahan Ragunan membuat luapan semangat semakin tak terbendung, yang dilanjutkan sorak sorai dan opening stage membuat muda-mudi ini mantap pada tujuan utama mereka yaitu menyalurkan kasih sayang kepada adik-adik.

Terik panas tak mengurangi semangat untuk bermain dan tertawa bersama, meski kadang harus diselingi dengan helaan nafas panjang atas kenakalan bocah sugar rush ini. 😀 Ada juga kakak yang berjuang melawan ego diri sendiri supaya lebih care sama adiknya. Do something yang bukan doi banget juga ada. Semua lagi-lagi demi pengalaman berbagi kasih sayang kepada adik-adik yang mungkin tidak mendapatkannya dari lingkungan tempat tinggal mereka.

Membawa botol minum kemana-mana demi memastikan adik asuhan tidak kehausan, memastikan adik-adik sudah makan, mandi, minum vitamin, hingga memotong kuku adik adalah hal-hal baru dan tidak biasa namun mengesankan juga buat muda mudi ini. Persiapan jadi bapak/ibu yang baik, kata mereka. Hehe….

Meski tetap memantau adik asuh masing-masing, kebanyakan dari muda-mudi ini merasa belum maksimal dalam mengasuh adik-adik sehingga  sewaktu Kak Ari–sosok yang membawakan acara mewekmewek menjadi tidak terlupakan itu–meminta kakak dan adik bergandengan tangan dan adik menyampaikan rasa terima kasih dan permintaan maafnya ke kakaknya itu tuh rasanya melelehhhhhhhhh dan ada bisikan dalam hati yang bilang “Ya ampun gue belom ngelakuin yang terbaik buat mereka, kadang suka gak mikirin mereka, suka acuh gitu sama mereka. ”

Rasanya we are doing nothing tapi diterimakasih-in plus pake air mata ituutuuhhhh BONUS BANGET!

Pada akhirnya muda-mudi ini udah lupa tuh dengan kesel-keselnya kalo adik-adik lari-larian waktu disuruh mandi atau sholat. Udah lupa tuh dengan kesel-keselnya kalo adik-adik pada berantem dan datang kekakaknya buat laporan nangis doank :D. Pokoknya yang diinget cuma “Taking care of them were that fun, tho!”

Akhirnya, setetes dua tetes air mata dari 38 bocah itu menancap dalam hati 21 muda mudi ini dan membuat sebagian hati terketuk dan mencoba berkomitmen di lapak Sahabat Anak Kota Tua. 😀

Mungkin kisah ini tak seindah kisah Cinderella yang menemukan pangerannya, tapi percayalah Jambore Sahabat Anak XXI tetap membekas di hati ^^ Danke Panitia JSA XXI! Salam Sahabat!

%d blogger menyukai ini: