Arsip Blog

Mimpi-Mimpi Pelangi: Kesan Orang Tua (Ibu Adit)

Terakhir, tak lupa orangtua dari Adit, pemeran Alby, juga mengirimkan kami tanggapannya dan ucapannya atas pertunjukan MMP:

“Terima kasih banyak Kakak atas bimbingannya, acaranya bener-bener sukses, sampe netesin air mata nontonnya. Mulai terharu pas bagian lagu MMP, puncaknya pas tarian kipas dan payung. :-* ”

Terima kasih banyak Bu, selama ini sudah mendukung dan mengijinkan Adit main drama. 😊

MMP2_Adit.jpeg

Iklan

Mimpi-Mimpi Pelangi: Kesan Pemain (Thoriq)

Thoriq, pemain yang berperan sebagai Kakak Nino, juga tak mau kalah membagikan kesannya terlibat dalam Mimpi-Mimpi Pelangi:

MMP3_Thoriq.jpeg

“Bermain di MMP buat aku tempat untuk berbagi pengalaman kepada teman-teman, dan aku senang sudah bergabung di Sahabat Anak Gambir. Bisa banyak dapat teman, juga dapet ilmu yang bermanfaat.”

Terima kasih atas kerja keras dan persiapanmu, Thoriq! 🙂

Mimpi-Mimpi Pelangi: Kesan Pemain Musik (Kak Rikat)

Selain penonton, Kak Rikat Parikesit yang ikut berkontribusi dalam acara sebagai salah satu pemusik dari Derik Orchestra juga membagikan kesannya:

MMP2_Pemusik.jpeg

“Kak…, sekali lagi terima kasih dan congratulations banget atas pertunjukan yang luar biasa tadi. Bener-bener ketika keajaiban chemistry bekerja sih. Pas GR masih berantakan banget, bahkan nggak selesai GR-nya, tapi pas show lancar dan berhasil Ngena!

Salut sama Kak Shinta dan teman-teman Sahabat Anak atas dedikasinya!”

Terima kasih banyak, Kak Rikat! 😀

Mimpi-Mimpi Pelangi: Kesan Penonton (Kak Icha)

Seperti Sahabat ketahui, Adik-adik Sahabat Anak Gambir telah bekerja keras mempersiapkan pertunjukan mereka, Mimpi-Mimpi Pelangi yang digelar pada Sabtu, 3 Februari 2018 lalu. Sekarang setelah acara berlangsung dengan sukses, bagaimana kesan mereka yang menonton maupun terlibat dalam acara ini?

Berikut adalah kesan dari kak Icha (Saskia Rosita Indasari), sebagai salah satu penonton acara MMP.

MMP1

“Satu menit, dua menit, panggung hening, wajah-wajah mungil di atas sana tampak sedikit bingung sembari berusaha mengolah ekspresi tubuhnya agar tidak terlihat panik. Panggung masih hening, tak sabar menanti kejutan selanjutnya. Panggung masih hening.

Lalu tiba-tiba entah bagaimana dan dari mana mulainya, terdengarlah tepukan dari bangku penonton. Ya, penonton yang asal-usulnya beragam entah darimana saja itu serentak memberikan tepukan dukungan dan semangat untuk sahabat-sahabat kecil mereka di panggung yang sudah berlatih keras sejak beberapa bulan lalu. Energi apa ini? Tak lama, para seniman kecil itupun kembali memainkan peran mereka dengan amat baik hingga selesai.

Menjadi sahabat yang menaruh kasih setiap waktu. Sepertinya inilah asal dari energi tadi. Terima kakak-kakak & adik-adik @SahabatAnakGambir yang sudah mengajarkan hal baik kepada kami semua yg datang :). Salut! Semoga energi baik yang mengalir itu bisa terus dibawa dan ditularkan oleh setiap orang yang menjadi saksi malam itu. Cheers!”

 

 

%d blogger menyukai ini: