Arsip Blog

Giveaway Sahabat Anak: 2 Hari Lagi!

Hai Sahabat, jangan lupa Giveaway Sahabat Anak berakhir 2 hari lagi, tanggal 17 Februari jam 10.00 WIB. 10 produk manis Bumbu Kari dan kaos SA akan dikirim ke 10 kontestan dengan caption/cerita terbaik. FREE Ongkir! Masih ada kesempatan untuk ikutan ya.  Jangan ragu join  via kontes foto di IG dan cerita singkat di Twitter @sahabatanak SEKARANG!

Instagram:

  1. Follow Instagram @sahabat anak
  2. Upload fotomu (original) di Instagram dengan caption yang menunjukkan arti #KeluargakuPelindungku bagimu
  3. Tag dan mention @sahabat anak
  4. Tag 3 orang sosok keluarga bagimu
  5. Gunakan tagar #keluargakupelindungku dan #gerakansahabatanak

Twitter:

  1. Follow Twitter @sahabat anak
  2. Cerita singkat arti Keluargaku Pelindungku bagimu
  3. Mention @sahabat anak
  4. Gunakan tagar #keluargakupelindungku

Note: Setiap produk dari Bumbu Kari adalah hasil buatan tangan para orangtua dari adik-adik Sahabat Anak Grogol. Bermula dari kesadaran dan ide untuk menghasilkan karya dari barang daur ulang dan memberdayakan para ibu yang menunggu anak-anaknya belajar, produk Bumbu Kari sekarang siap dipasarkan karena kualitasnya yang bagus, bahan yang kuat, hingga desain yang menarik. Hasil karya para ibu ini diharapkan dapat membantu perekonomian keluarganya.

Iklan

Mimpi-Mimpi Pelangi: Kesan Orang Tua (Ibu Adit)

Terakhir, tak lupa orangtua dari Adit, pemeran Alby, juga mengirimkan kami tanggapannya dan ucapannya atas pertunjukan MMP:

“Terima kasih banyak Kakak atas bimbingannya, acaranya bener-bener sukses, sampe netesin air mata nontonnya. Mulai terharu pas bagian lagu MMP, puncaknya pas tarian kipas dan payung. :-* ”

Terima kasih banyak Bu, selama ini sudah mendukung dan mengijinkan Adit main drama. 😊

MMP2_Adit.jpeg

Mimpi-Mimpi Pelangi: Kesan Penonton (Kak Puyun)

Kak Puyun dari SA Tanah Abang yang hadir sebagai penonton juga ingin membagikan pesan yang dia dapat dari pertunjukan Mimpi-Mimpi Pelangi:

Puyun

“Bagi saya, MMP tidak hanya menyuguhkan pertunjukan seni yang memuaskan mata dan telinga, tetapi juga hati, karena lewat akting adik-adik SA Gambir di atas panggung, MMP juga mengajarkan kepada kita mengenai kepedulian terhadap sesama, berani bermimpi dan berjuang untuk mewujudkannya. Salut untuk semua pihak yang terlibat. Kalian KEREN!!!”

Mimpi-Mimpi Pelangi: Kesan Pemain (Thoriq)

Thoriq, pemain yang berperan sebagai Kakak Nino, juga tak mau kalah membagikan kesannya terlibat dalam Mimpi-Mimpi Pelangi:

MMP3_Thoriq.jpeg

“Bermain di MMP buat aku tempat untuk berbagi pengalaman kepada teman-teman, dan aku senang sudah bergabung di Sahabat Anak Gambir. Bisa banyak dapat teman, juga dapet ilmu yang bermanfaat.”

Terima kasih atas kerja keras dan persiapanmu, Thoriq! 🙂

Mimpi-Mimpi Pelangi: Kesan Penonton (Kak Disi)

Kali ini kak Disi juga ingin membagikan kesan dan pesannya sebagai penonton:

MMP2_Disi.jpeg“Secara keseluruhan, MMP cukup menghibur. Aksi adik-adik di atas panggung sangat patut diacungi jempol, mereka punya karakter yang kuat untuk perannya masing-masing. Emosi juga cukup dipermainkan antara senang, ngakak, terharu, ngakak, terharu, lalu senang lagi. Tapi MMP pasti bakal lebih luar biasa lagi kalau masalah-masalah teknis, seperti suara bocor, bisa diminimalkan. Satu lagi, ending-nya kalau bisa dibikin lebih greget! Semangat untuk MMP berikutnya. 😊”

Mimpi-Mimpi Pelangi: Kesan Pemain Musik (Kak Rikat)

Selain penonton, Kak Rikat Parikesit yang ikut berkontribusi dalam acara sebagai salah satu pemusik dari Derik Orchestra juga membagikan kesannya:

MMP2_Pemusik.jpeg

“Kak…, sekali lagi terima kasih dan congratulations banget atas pertunjukan yang luar biasa tadi. Bener-bener ketika keajaiban chemistry bekerja sih. Pas GR masih berantakan banget, bahkan nggak selesai GR-nya, tapi pas show lancar dan berhasil Ngena!

Salut sama Kak Shinta dan teman-teman Sahabat Anak atas dedikasinya!”

Terima kasih banyak, Kak Rikat! 😀

Mimpi-Mimpi Pelangi: Kesan Penonton (Kak Hanna)

Berikut sebuah komen lagi dari salah seorang penonton, yaitu kak Hanna:

“Gue bahagia bisa melihat kakak-kakak yang benar-benar jadi sahabat buat adik-adik dan mau kerja setia untuk kasih kesempatan buat adik. Peningkatan dari segi teknis dan kerapian performa tentu ada. Tapi buat gue ini sebuah proses sih bukan produk akhir, jadi gue menantikan kejutan-kejutan lain dari keluarga SA Gambir berikutnya yaa….

Dan sekali lagi apresiasi terbesar gue buat kakak-kakak volunter. You guys are super awesome. ‘Makasih sudah meyakinkan bahwa misi SA utk menjadi sahabat untuk adik-adik itu sangat mungkin untuk diusahakan terus-menerus.”

 

MMP2_Hanna.jpeg

Anak Berkebutuhan Khusus (Special Needs Children)

Tiga tahun yang lalu tidak pernah terpikirkan bahwa saya akan bekerja di bidang ini. Autisme, hanya sedikit yang saya tahu tentang kata itu. Pada akhirnya datang tawaran dari sebuah sekolah swasta di Jakarta sebagai asisten pengajar di bagian special education. Saya pun menerima tawaran tersebut. Semenjak itu hari-hari saya dipenuhi dengan berbagai hal dan pengalaman yang belum pernah saya temui. Awalnya banyak hal yang sangat asing bagi saya, tapi seiring waktu saya pun bisa beradaptasi dan bahkan saya merasa inilah yang saya cari. Selama saya bekerja dengan mereka begitu banyak hal yang saya pelajari dan dapati, baik itu dari segi akademik ataupun non akademik. “Kesabaran“ merupakan subjek yang sangat berharga bagi saya.

Special kids, saya lebih suka menggunakan istilah tersebut untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Pada dasarnya mereka sama dengan anak-anak pada umumnya, mereka mempunyai kemauan dan kebutuhan yang sama, hanya saja mereka punya cara tersendiri untuk mendapatkan ataupun melakukannya. Cara mereka itulah yang memang untuk orang awam mungkin terlihat unik dan “berbeda”. Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: