Arsip Blog

Bukan Voluntir Biasa

Salah satu momen rapat bersama Candice

Persahabatan biasanya terbentuk setelah bertahun-tahun dan teruji setelah melalui banyak peristiwa bersama. Tapi siapa sangka hanya dalam waktu 7 (tujuh) bulan dapat terjalin persahabatan yang indah dan akan selalu terkenang di hati.

Saat pertama mendengar bahwa akan ada voluntir dari Australia yang akan bekerja full time di sekretariat Sahabat Anak, beragam reaksi muncul. Banyak yang senang tapi banyak juga yang cemas karena kendala bahasa. Kami tahu bahwa nantinya bukan hanya si voluntir yang harus menyesuaikan diri tapi kami pun juga harus bisa mengerti perbedaan bahasa, budaya dan kebiasaan.

Candice Kitingan datang untuk membantu dan mendukung Divisi Humas Sahabat Anak. Dia merupakan salah satu relawan dari Australian Volunteers International (AVI)  yang bersama suaminya, bekerja penuh waktu di organisasi lokal. Secara khusus Candice membantu pengerjaan website dan media online SA, membantu tim Newsletter, menjadi editor artikel bahasa Inggris dan mentor untuk pengembangan bahasa Inggris staf dan adik binaan di SA. Candice juga sangat membantu komunikasi dengan tamu atau donatur asing yang berkunjung dan ingin bekerja sama.

Candice termasuk orang yang cepat belajar dan cepat beradaptasi sehingga ia tidak kesulitan untuk sedikit demi sedikit memahami prinsip dan natur organisasi Sahabat Anak. Jadi saat ia harus memperkenalkan SA kepada orang lain, kami percaya dia sudah mengerti betul apa yang akan ia katakan.

Presentasi Website baru Sahabat Anak

Divisi Humas terutama sangat tertolong melalui kehadirannya di tim website, di mana Candice berperan besar atas terwujudnya rencana untuk merubah tampilan dan desain website lama kami (www.sahabatanak.com). Candice dan AVI telah memberikan dukungan daya dan juga finansial bagi pengerjaan website baru SA (www.sahabatanak.org). Karena itu tidak berlebihan kalau dikatakan bahwa website SA menjadi salah satu “peninggalan” Candice di organisasi ini. Selain website, Candice juga berinisiatif untuk membuka Blog Sahabat Anak dengan tujuan menambah media komunikasi antara anak binaan dan voluntir SA dengan publik serta menambah wawasan publik melalui artikel opini mengenai isu-isu anak yang tengah dihadapi.

Kepribadiannya yang ramah, bicara apa adanya dan humoris membuat Candice juga banyak disukai oleh adik-adik binaan yang dia temui. Meskipun sempat keheranan banyak yang memanggilnya “mister” tapi dia tidak takut untuk berada di sekitar anak-anak tsb dan berbaur dengan mereka.

Walaupun di awal ada beberapa kendala bahasa tapi keinginan untuk saling mengerti dan komunikasi yang baik mendorong staf, voluntir dan adik-adik binaan untuk berbahasa Inggris dan juga sebaliknya. Begitu banyak hal yang saya pribadi pelajari dari Candice dan saya yakin begitu juga dengan staf, tim Humas, adik-adik PKA serta semua yang mungkin berkesempatan mengenal dia. Waktu 7 bulan terasa berlalu begitu cepat dan perjalanan Candice di Sahabat Anak harus terhenti. Banyak pengalaman baik maupun kurang baik yang mungkin dialaminya selama di SA tapi kami berharap dia terus menjadi agen perubahan di manapun akhirnya dia pergi dan berkarya. Terutama agar semangat persahabatan itu terus terjaga dan tidak lekang waktu.

Terima kasih atas pelayananmu sahabat, sampai nanti kita berjumpa lagi!

Hari terakhir Candice bekerja di sekretariat

%d blogger menyukai ini: